Ketika cinta dihadapkan pada sebuah perpisahan.Pertentangan dari dalam keluarga dan sejuta hal yang membuatku terjatuh untuk meninggalkan.Ketika saat mencoba setia walau jarak memisahkan,namun badai Penghianatan menghancurkan cinta itu.Dan kini aku terasa mati dalam kehancuran,namun Tuhan membuatku kuat.Kisah ini,antara aku dan dia,keluargaku dan bersama Tuhanku Yesus Kristus akan tertuang disini,dalam sejarah hidupku.Semoga semua kisah asmaraku dengannya menjadi PLATO ETERNITY
Plato Eternity Ocha
Minggu, 25 September 2011
Aku Sangat Mencintaimu Wahyu
Ingin rasanya bibir ini mengucapkan kata cinta itu padanya pagi ini..
Tapi aku tak mampu untuk mengucapkan kata itu untuknya sewaktu Abang itu menyuruh aku mengungkapkannya..
Tapi aku berpikir seperti ini,aku takut aku jadi menambah beban pikirannya lagi..
Aku tahu dia sudah jarang bisa tersenyum sempurna karna hubungan ini yang menekan dia untuk bisa menuruti kemauan kedua orangtuanya yang selalu menuntut dia untuk memberikan yang terbaik buat keluarganya..
Aku tak ingin menambah bebannya itu..
Jujur aku memang blum mampu melepas dirinya dan merelakan dia pergi kepelukan orang lain..
Tapi,apakah mungkin dia menginginkan kami untuk bersatu lagi seperti dulu sementara dia mengatakan kalau dia sayang ama Ocha hanya sebagai saudara atau adik sekarang ini..
Jika memang dia masih sayang dan cinta ama Ocha,mungkin Ocha bakal mengucapkan kata itu juga..
Ocha slalu setia padanya dan tetap menjaga cinta kami sejak dulu sampai sekarang dan detik ini..
Dia yang memilih mengakhiri segalanya,bagaimana bisa aku yang ngajak dia untuk baikan sementara yang lebih merasa sakit,hancur.terhianati,dan kecewa itu aku sendiri..
Maafkan aku bang jika pernyataanku membuat abang kecewa..
Tapi yakinlah kalau itu sudah benar adanya..
Aku sudah menanyakan dia kemarin apakah masih ada celah dihatinya untukku??
Tapi dia tak menjawab dengan serius dan mungkin memang sudah tak mungkin lagi jika harus bersama..
Sayang sebagai adik,itulah kata yang selalu terucap dari bibirnya,yang membuat aku sendiri kecewa mendengar perkataan itu..
Aku hanya ingin mengertinya..
Dia tetap Wahyu yang memiliki pribadi luar biasa koq walau dia mutusin aku..
Tak apa buatku seorang diri menahan sakitnya hati ini terbuang sia-sia..
Asal itu mampu mengembalikan senyumnya yang dulu dan buat dia bahagia..
Bahagianya adalah bahagiaku,jadi biarkan aku yang mengalah dan memendam perasaan ini..
Suatu saat aku harus bisa melihatmu tersenyum bahagia..
Mungkin benar kata beliau,suatu saat jika kita berjumpa..
Ocha bakal tepuk tangan dan menepuk dadaku karna menyesal dan bahkan menangis tak mengucapkan kata cinta itu untuknya..
Tapi aku tak mampu berbuat,ini semua demi kebahagiaannya dan kuhargai keputusannya itu..
Sekarang biar kujalani seorang diri dan tetap membawa cinta ini kemana aku mau sampai akhir hayatku..
Cinta ini tak akan pernah pudar dan mati dari hidupku..
Ocha slalu akan menjaga hati yang kupunya ini buatnya..
Wahyu,dengarlah Ocha katakan " Ocha sangat mencintai Wahyu dan membutuhkan Wahyu tetap ada disisi Ocha"
Aku hanya mampu mengucapkan dan menuangkannya lewat blog ku ini sambil meneteskan airmata..
T.T
# 24 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar