Terperangah melihat apa yang ada dihadapanku saat ini
Hujan membasahi bumi ini yang tak kunjung berhenti mulai tadi sore
Aku mencoba berjalan menuju keluar rumah dan melihat kearah langit,melihat air hujan menetes.
Kubiarkan hujan membasahi tubuhku ini.
Aku menangis dibawah tetesan air hujan
Aku sengaja menangis disaat hujan membasahi tubuhku ini,agar tak ada yang tahu bahwa aku sedang terluka dan menangis
Aku terpuruk,aku lelah tak berdaya.
Hanya mampu menangis karna kepingan hatiku hancur
Separuh jiwaku telah pergi..
Kubiarkan air hujan ini membasahi tubuhku.
Kubiarkan airmata ini mengalir membasahi pipiku
Dinginnya malam dan air hujan yang menetes tak kuhiraukan sedikitpun,asal aku mampu menangis melepas segala rasa kecewaku..
Teringat diriku oleh bayangmu
Teringat diriku kenangan kita
Sewaktu kita hujan-hujanan pulang
Kita saling tertawa bersama meski hujan membasahi tubuh kita.
Dengan khawatirnya,engkau mngajak aku berteduh karna takut Ocha sakit..
Tangisku semakin menjadi mengingat itu semua
"Tuhan,aku sangat mencintanya.
Mengapa dia begini.Mengapa dia sejahat ini ama Ocha??Mengapa dia hianati janji dan cinta kami ini??
Tuhan aku sangat merindukan dia
Berikan Ocha waktu buat berjumpa dengannya untuk melepaskan kerinduanku padanya dan mengungkapkan betapa dirinya sangat kubutuhkan"
Aku berteriak dan mengarahkan pandanganku keLangit.
"Semakin deraslah hujan,temani diriku dalam kesepian ini.Aku ingin menangis sejadi-jadinya!!"
Tuhan aku ingin dia tahu rasa ini
Aku rapuh begini,apakah dia tahu??
Tuhan,aku sangat mencintai Wahyu!!
Tolong bantu jaga dia untukku dan keluarganya Tuhan.
Sebelum duniaku berakhir dan sampai akhir aku menutup mata,aku ingin memeluknya,mencium keningnya,dan menggenggam tangannya.
So Sadness...
By : Ocha
To : Wahyu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar