Kurang lebih satu tahun lima bulan kita jalani hubungan ini..
Dan hari ini,ditanggal 15 Oktober 2011 kita memilih untuk berpisah dan mengakhiri segalanya..
Hati ini dan jiwa ini masih milikmu dan tak mampu melepas dirimu dari hatiku..
Masih sangat mencintaimu dihidupku hingga akhir waktu..
Aku sayang dan cinta kali ama Wahyuku ini..
Sewaktu bicara ama Wahyu lewat telpon semalam,entah mengapa aku tak bisa nangis dihadapan Wahyu..
Aku tak bisa marah,memaki,dan meneteskan airmata disaat ngobrol ama dia..
Begitu mudah dia berkata putus ama Ocha..
Begitu mudah dia bilang sudah tak sayang ama aku..
Hancur hati ini mendengar pernyataan dia,mau marah tapi tak mampu..
Selesai telponan sama dia,aku langsung menangis..
Tak mampu kubendung tangisku dengan gejolak rasa sakit dan amarahku yang besar..
Aku hanya mampu menangis sambil memeluk boneka ChaNo Alfred Teddy bear ini..
Aku sangat merasa sakit..
Aku tak suka putus lewat telpon,aku ingin kita jumpa dan menyelesaikan semuanya bersama
Karna kita dulu jadiannya bertemu langsung,dan selesainya pun aku maunya langsung..
Aku ingin itu terakhir kalinya kita saling bertatapan dekat dan aku bisa melihat senyumanmu itu..
Aku bisa menikmati wajah orang yang sangat aku cinta walau untuk terakhir kalinya dalam hidupku.
Aku sangat merindukannya selama ini..
Wahyu,ocha gag akan marah ama Wahyu jika memang begini..
Ocha tetap hargai keputusanmu walau sebenarnya kau tidak tahu jika itu sangat berat dan sakit sekali menjalaninya.
Cinta yang kumiliki buatmu sudah tak biasa lagi seperti cinta anak remaja.
tapi kau tak tahu sama skali itu kan..
Slalu berjuang dan berkorban buat cinta kita ini dulu..
Apakah kau bisa menilai kesungguhanku itu padamu??
Kau berkata aku gila,aku hanya tersenyum mendengar perkataanmu itu..
Dulu siapa yang menyuruh aku begini??
Bertahan untuk cinta kita meski sesakit apapun itu dan sepahit apa perkataan orang..
Dan kau tak mengerti sudah seberapa sakit yang kudapatkan..
Saat kita ingin berpisah,kau berkata beri aku keyakinan buat hubungan ini dan kau tak akan pernah ninggalin aku saat disana,aku takut nantinya kamu bosan..
Itu kata yang terucap dari bibirmu dulu paadaku dan aku membuktikan kesungguhanku itu padamu..
Tapi semua hanya tinggal kata-kata dan aku hancur karna perkataanmu itu..
Aku menangis sepanjang malam itu dan tak mampu tidur sampai Mentari bersinar..
Aku tak mampu tersenyum lagi..
Berangkat kekampus pun aku tak semangat ..
Sebelum masuk kekelas,aku naik lantai 4 sendiri..
Disana aku hanya mampu menangis lagi..
Aku berteriak kepada dunia dan langit..
"Tuhan,aku masih mencintai Wahyu"
Ketika cinta dihadapkan pada sebuah perpisahan.Pertentangan dari dalam keluarga dan sejuta hal yang membuatku terjatuh untuk meninggalkan.Ketika saat mencoba setia walau jarak memisahkan,namun badai Penghianatan menghancurkan cinta itu.Dan kini aku terasa mati dalam kehancuran,namun Tuhan membuatku kuat.Kisah ini,antara aku dan dia,keluargaku dan bersama Tuhanku Yesus Kristus akan tertuang disini,dalam sejarah hidupku.Semoga semua kisah asmaraku dengannya menjadi PLATO ETERNITY
Plato Eternity Ocha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar