Pagi ini aku terbangun pukul 4 pagi..
Saat aku terbangun,rasa sesak didada ini sangat terasa dan menyiksaku..
Bayangan itu masih slalu ada,slalu buat aku tersiksa sekali..
Aku tak mampu menepisnya sama skali..
Aku sudah berusaha menghapus bayangan itu dan melupakan semuanya,tapi tetap tak mampu Tuhan..
Sakit sekali menerima kenyataan yang ini..
Bantu aku Tuhan untuk melupakannya,aku tak sanggup jika harus terus-terusan begini..
Bapa surgawi,aku sangat terlukai semuanya ini..
Sakit sekali hati ini mengetahui dia pergi dari hidupku..
Sakit sekali mengetahui dia tak ada dalam pelukanku seperti sedia kala..
Sakit karna terhianati,sakit karna ditinggal dan tidak memegang janjinya padaku..
Aku sudah cukup berusaha buat hubungan ini dan menahan sakit selama ini..
Tapi berujung kekecewaan yang kudapat darinya..
Dia tak peka dengan perasaanku yang sangat mencintainya..
Tak peka bagaimana aku berkorban dan bertahan untuk cinta kami ini..
Tuhan,mengapa dia seperti ini padaku??
Aku kini hanya bisa menangis,walau tak dapat merubah keadaan sama skali..
Ingin sekali kukatakan padanya,"Kembalilah kepelukanku sayang,jangan Kau biarkan aku sendiri disini dengan menahan rasa sakit yg luar biasa ini..
(#.#)
Ketika cinta dihadapkan pada sebuah perpisahan.Pertentangan dari dalam keluarga dan sejuta hal yang membuatku terjatuh untuk meninggalkan.Ketika saat mencoba setia walau jarak memisahkan,namun badai Penghianatan menghancurkan cinta itu.Dan kini aku terasa mati dalam kehancuran,namun Tuhan membuatku kuat.Kisah ini,antara aku dan dia,keluargaku dan bersama Tuhanku Yesus Kristus akan tertuang disini,dalam sejarah hidupku.Semoga semua kisah asmaraku dengannya menjadi PLATO ETERNITY
Plato Eternity Ocha

Tidak ada komentar:
Posting Komentar