Ketika cinta dihadapkan pada sebuah perpisahan.Pertentangan dari dalam keluarga dan sejuta hal yang membuatku terjatuh untuk meninggalkan.Ketika saat mencoba setia walau jarak memisahkan,namun badai Penghianatan menghancurkan cinta itu.Dan kini aku terasa mati dalam kehancuran,namun Tuhan membuatku kuat.Kisah ini,antara aku dan dia,keluargaku dan bersama Tuhanku Yesus Kristus akan tertuang disini,dalam sejarah hidupku.Semoga semua kisah asmaraku dengannya menjadi PLATO ETERNITY
Plato Eternity Ocha
Minggu, 25 September 2011
Aku Sangat Mencintaimu Wahyu
Ingin rasanya bibir ini mengucapkan kata cinta itu padanya pagi ini..
Tapi aku tak mampu untuk mengucapkan kata itu untuknya sewaktu Abang itu menyuruh aku mengungkapkannya..
Tapi aku berpikir seperti ini,aku takut aku jadi menambah beban pikirannya lagi..
Aku tahu dia sudah jarang bisa tersenyum sempurna karna hubungan ini yang menekan dia untuk bisa menuruti kemauan kedua orangtuanya yang selalu menuntut dia untuk memberikan yang terbaik buat keluarganya..
Aku tak ingin menambah bebannya itu..
Jujur aku memang blum mampu melepas dirinya dan merelakan dia pergi kepelukan orang lain..
Tapi,apakah mungkin dia menginginkan kami untuk bersatu lagi seperti dulu sementara dia mengatakan kalau dia sayang ama Ocha hanya sebagai saudara atau adik sekarang ini..
Jika memang dia masih sayang dan cinta ama Ocha,mungkin Ocha bakal mengucapkan kata itu juga..
Ocha slalu setia padanya dan tetap menjaga cinta kami sejak dulu sampai sekarang dan detik ini..
Dia yang memilih mengakhiri segalanya,bagaimana bisa aku yang ngajak dia untuk baikan sementara yang lebih merasa sakit,hancur.terhianati,dan kecewa itu aku sendiri..
Maafkan aku bang jika pernyataanku membuat abang kecewa..
Tapi yakinlah kalau itu sudah benar adanya..
Aku sudah menanyakan dia kemarin apakah masih ada celah dihatinya untukku??
Tapi dia tak menjawab dengan serius dan mungkin memang sudah tak mungkin lagi jika harus bersama..
Sayang sebagai adik,itulah kata yang selalu terucap dari bibirnya,yang membuat aku sendiri kecewa mendengar perkataan itu..
Aku hanya ingin mengertinya..
Dia tetap Wahyu yang memiliki pribadi luar biasa koq walau dia mutusin aku..
Tak apa buatku seorang diri menahan sakitnya hati ini terbuang sia-sia..
Asal itu mampu mengembalikan senyumnya yang dulu dan buat dia bahagia..
Bahagianya adalah bahagiaku,jadi biarkan aku yang mengalah dan memendam perasaan ini..
Suatu saat aku harus bisa melihatmu tersenyum bahagia..
Mungkin benar kata beliau,suatu saat jika kita berjumpa..
Ocha bakal tepuk tangan dan menepuk dadaku karna menyesal dan bahkan menangis tak mengucapkan kata cinta itu untuknya..
Tapi aku tak mampu berbuat,ini semua demi kebahagiaannya dan kuhargai keputusannya itu..
Sekarang biar kujalani seorang diri dan tetap membawa cinta ini kemana aku mau sampai akhir hayatku..
Cinta ini tak akan pernah pudar dan mati dari hidupku..
Ocha slalu akan menjaga hati yang kupunya ini buatnya..
Wahyu,dengarlah Ocha katakan " Ocha sangat mencintai Wahyu dan membutuhkan Wahyu tetap ada disisi Ocha"
Aku hanya mampu mengucapkan dan menuangkannya lewat blog ku ini sambil meneteskan airmata..
T.T
# 24 April 2010
Kamis, 22 September 2011
Kembalilah Kepelukanku
Pagi ini aku terbangun pukul 4 pagi..
Saat aku terbangun,rasa sesak didada ini sangat terasa dan menyiksaku..
Bayangan itu masih slalu ada,slalu buat aku tersiksa sekali..
Aku tak mampu menepisnya sama skali..
Aku sudah berusaha menghapus bayangan itu dan melupakan semuanya,tapi tetap tak mampu Tuhan..
Sakit sekali menerima kenyataan yang ini..
Bantu aku Tuhan untuk melupakannya,aku tak sanggup jika harus terus-terusan begini..
Bapa surgawi,aku sangat terlukai semuanya ini..
Sakit sekali hati ini mengetahui dia pergi dari hidupku..
Sakit sekali mengetahui dia tak ada dalam pelukanku seperti sedia kala..
Sakit karna terhianati,sakit karna ditinggal dan tidak memegang janjinya padaku..
Aku sudah cukup berusaha buat hubungan ini dan menahan sakit selama ini..
Tapi berujung kekecewaan yang kudapat darinya..
Dia tak peka dengan perasaanku yang sangat mencintainya..
Tak peka bagaimana aku berkorban dan bertahan untuk cinta kami ini..
Tuhan,mengapa dia seperti ini padaku??
Aku kini hanya bisa menangis,walau tak dapat merubah keadaan sama skali..
Ingin sekali kukatakan padanya,"Kembalilah kepelukanku sayang,jangan Kau biarkan aku sendiri disini dengan menahan rasa sakit yg luar biasa ini..
(#.#)
Saat aku terbangun,rasa sesak didada ini sangat terasa dan menyiksaku..
Bayangan itu masih slalu ada,slalu buat aku tersiksa sekali..
Aku tak mampu menepisnya sama skali..
Aku sudah berusaha menghapus bayangan itu dan melupakan semuanya,tapi tetap tak mampu Tuhan..
Sakit sekali menerima kenyataan yang ini..
Bantu aku Tuhan untuk melupakannya,aku tak sanggup jika harus terus-terusan begini..
Bapa surgawi,aku sangat terlukai semuanya ini..
Sakit sekali hati ini mengetahui dia pergi dari hidupku..
Sakit sekali mengetahui dia tak ada dalam pelukanku seperti sedia kala..
Sakit karna terhianati,sakit karna ditinggal dan tidak memegang janjinya padaku..
Aku sudah cukup berusaha buat hubungan ini dan menahan sakit selama ini..
Tapi berujung kekecewaan yang kudapat darinya..
Dia tak peka dengan perasaanku yang sangat mencintainya..
Tak peka bagaimana aku berkorban dan bertahan untuk cinta kami ini..
Tuhan,mengapa dia seperti ini padaku??
Aku kini hanya bisa menangis,walau tak dapat merubah keadaan sama skali..
Ingin sekali kukatakan padanya,"Kembalilah kepelukanku sayang,jangan Kau biarkan aku sendiri disini dengan menahan rasa sakit yg luar biasa ini..
(#.#)
Rabu, 21 September 2011
Terimakasih Buat Peneguhanmu Malam ini Mamy
Malam ini aku bercerita dengan Mamy kuh tercinta lagi..
Terdengar sayup suaranya ditelfon penuh sukacita menyambut telfon dariku..
Aku bahagia mendengar suara dan tawa itu..
Seperti sudahlama sekali aku tak mendengarnya..
Mamy menanyakan kabarku,dan kondisi kesehatanku..
Dia begitu memperhatikan aku mulai dari hal Kuliah,makan,sampai dengan hatiku..
Mamy sungguh menunjukkan kepeduliannya yang lebih buatku dan entah mengapa aku sangat membutuhkan hal itu..
Mamy sangatlah peka dengan apa yang kualami..
Mungkin aku terkesan manja dengan Mamy ku ini..
Tapi sebetulnya aku tidak terlalu begitu,hanya saja Mamy ku ini memang slalu care denganku..
Hal kecil yang kututupi serapat apapun Mamy bakal tahu itu..
Dan seperti sekarang,aku berusaha untuk tak bercerita tentang yang masih kupikirkan dan kutangisi malam ini..
Tapi entah mengapa Mamy tahu aku sedang berbohong..
Mamy tahu bahwa hatiku masih terluka oleh karna Wahyu..
Mamy berusaha untuk menenangkan hatiku dan mengobati lukaku itu dengan menghiburku lewat tawanya..
Aku bahagia sekali punya Mamy seperti Mamy Ocha ini..
Mamy yang slalu ada buatku,Mamy yang mempunyai hati dan cinta luar biasa buat Bapak dan kami Putra-Putrinya..
Mamy berusaha untuk buat aku pulih dan bangkit dari keterpurukanku..
Membimbing aku untuk berdoa dan menyerahkan semua kepada Tuhan..
Mamy mengajariku tentang bagaimana cinta dan hati yang tulus..
Cinta yang tulus tak mengharapkan hal lebih untuk dicinta..
"Jangan pernah membenci,marah,ataupun balas dendam..
Tapi maafkanlah dia seperti tulusnya hatimu padanya!!"
Inilah kata-kata peneguhan dan kata-kata yang bisa kupetik dari Mamy kuh malam ini..
Terimakasih Mommy..
Ocha Luph Mommy
Terdengar sayup suaranya ditelfon penuh sukacita menyambut telfon dariku..
Aku bahagia mendengar suara dan tawa itu..
Seperti sudahlama sekali aku tak mendengarnya..
Mamy menanyakan kabarku,dan kondisi kesehatanku..
Dia begitu memperhatikan aku mulai dari hal Kuliah,makan,sampai dengan hatiku..
Mamy sungguh menunjukkan kepeduliannya yang lebih buatku dan entah mengapa aku sangat membutuhkan hal itu..
Mamy sangatlah peka dengan apa yang kualami..
Mungkin aku terkesan manja dengan Mamy ku ini..
Tapi sebetulnya aku tidak terlalu begitu,hanya saja Mamy ku ini memang slalu care denganku..
Hal kecil yang kututupi serapat apapun Mamy bakal tahu itu..
Dan seperti sekarang,aku berusaha untuk tak bercerita tentang yang masih kupikirkan dan kutangisi malam ini..
Tapi entah mengapa Mamy tahu aku sedang berbohong..
Mamy tahu bahwa hatiku masih terluka oleh karna Wahyu..
Mamy berusaha untuk menenangkan hatiku dan mengobati lukaku itu dengan menghiburku lewat tawanya..
Aku bahagia sekali punya Mamy seperti Mamy Ocha ini..
Mamy yang slalu ada buatku,Mamy yang mempunyai hati dan cinta luar biasa buat Bapak dan kami Putra-Putrinya..
Mamy berusaha untuk buat aku pulih dan bangkit dari keterpurukanku..
Membimbing aku untuk berdoa dan menyerahkan semua kepada Tuhan..
Mamy mengajariku tentang bagaimana cinta dan hati yang tulus..
Cinta yang tulus tak mengharapkan hal lebih untuk dicinta..
"Jangan pernah membenci,marah,ataupun balas dendam..
Tapi maafkanlah dia seperti tulusnya hatimu padanya!!"
Inilah kata-kata peneguhan dan kata-kata yang bisa kupetik dari Mamy kuh malam ini..
Terimakasih Mommy..
Ocha Luph Mommy
Selasa, 20 September 2011
Dashyatnya Jiwa Mamy Ocha
Tadi siang Mamy nelpun Ocha..
Ocha nanyain gimana kabar Mamy disana.
Mamy juga nanyain kabar Ocha bagaimana??
"Sehatnya Kau Inang??Gimana kuliahmu,makannya kau kan??"
Begitulah Mamy bertanya padaku..
Entah kenapa tiba-tiba aku menangis mendengar kekhawatiran Mamy ini samaku..
"mengapa Kau Inang?? Boasa gabe tangis.na adong do masalahmu??"
Aku tak menjawab hanya terus menangis...
"Jangan nangis,ayo cerita sama Mamy.."
Aku cerita sama Mamy dengan terbata-bata mengatakan bahwa aku putus ama Wahyu..
Tangisku semakin menjadi sekali..
"Jangan nangis Inang,sudahlah..kapan kalian putus??"
Aku meneruskan pembicaraanku dengan Mamy lewat telpun..
Kemarin Wahyu mutusin aku Mamy,Ocha sayang kali sama dia,Mamy tau sendirikan..
Ma,kenapa dia begini sama Ocha??
Dulu dia yang bilang sama Ocha tetap bertahan meski sesakit papun itu,tapi sekarang Dia pergi ninggalin Ocha ma"
Ma,Ocha sakit kali menerima semua ini.Ocha udah berusaha sekuat yang Mamy bilang tetap menuruti maunya dan bertahan dan ngasih sluruh cinta ocha ama dia.Tapi apa yg Ocha dapatin Ma??Dia ninggalin Ocha dan hianati cinta kami..
Ma,maapin aku..aku sudah bersalah ama Mamy"
"Jangan nangis lagi inang,mamak taunya gimana perasaanmu sama dia.
Mamak tau kau sayang kali kau sama dia.
Airmatamu itu sudah cukup banyak menetes buat dia.
Sudahlah,nanti jadi sakit lagi kau kayak kemarin mikiri semua.
Ingat,mamy gak ada lagi disampingmu.
Mamy gag dekat lagi samamu buat kau cerita dan bisa nangis dipelukan Mamy lagi.
Gak bisa Mamy sekarang menghapus airmatamu itu inang"
Aku berkata dalam hati,"Tuhan,masih bisakah Mamy ku ini menghibur aku dikala aku sedih seperti ini??
Padahal aku tahu sendiri bahwa hatinya itupun sedang terluka saat ini??
Mengapa begitu kuat dan tegarnya hati Mamy ku ini..
Padahal aku tahu bahwa kami sama,kami sama-sama sedang terluka.
Tuhan,maafkanlah aku yang hanya bisa nangis menerima ini smua.
Aku berusaha untuk setegar Mamy,tapi berulang kali aku jatuh karna bayangan itu merasuki pikiranku..
Aku tak mampu menepisnya Tuhan,sungguh-sungguh sangat sakit sekali rasanya ini..
Aku sayang sekali sama Wahyu
Mengapa Mamy ku ini begitu peka sekali sama perasaanku??
Sementara aku,diwaktu dia menangis kemarin,hanya mampu berdiri didepan pintu dan tak berani masuk untuk menghibur hatinya yang sedang terluka??
Mengapa Mamy masih bisa tersenyum padaku saat ini dan menawarkan pelukannya buatku??
Mam,kita sama-sama sayang mereka,tapi mengapa mereka jahat sekali sama kita??
Ma,aku tahu hatimu pun tak mampu tersenyum sempurna sama seperti aku..
Mengorbankan bahagiamu dan senyummu buatnya..
Dashyatnya hatimu ini yang juga sekarang kuterapkan dakam hidupku untuk Wahyu..
Mamy,maafkan aku.." (sambil menangis)
Mamy selalu support aku saat ini..
Mamy juga bertanya dengan rencanaku yang ingin buat surprise buat Wahyu dan kadomu itu??
Tapi aku hanya bisa diam tak menjawab..
Sekarang bola impian dan rencana itu sudah jatuh kelantai dan pecah karna tersandung tangan Wahyu..
Semua sudah tak dapat kurangkai kembali,karna beberapa pecahannya terbawa oleh dia sendiri yaitu cintaku..
Aku hanya akan bisa menatap dia dari belakang,lalu tersenyum padanya..
Ocha nanyain gimana kabar Mamy disana.
Mamy juga nanyain kabar Ocha bagaimana??
"Sehatnya Kau Inang??Gimana kuliahmu,makannya kau kan??"
Begitulah Mamy bertanya padaku..
Entah kenapa tiba-tiba aku menangis mendengar kekhawatiran Mamy ini samaku..
"mengapa Kau Inang?? Boasa gabe tangis.na adong do masalahmu??"
Aku tak menjawab hanya terus menangis...
"Jangan nangis,ayo cerita sama Mamy.."
Aku cerita sama Mamy dengan terbata-bata mengatakan bahwa aku putus ama Wahyu..
Tangisku semakin menjadi sekali..
"Jangan nangis Inang,sudahlah..kapan kalian putus??"
Aku meneruskan pembicaraanku dengan Mamy lewat telpun..
Kemarin Wahyu mutusin aku Mamy,Ocha sayang kali sama dia,Mamy tau sendirikan..
Ma,kenapa dia begini sama Ocha??
Dulu dia yang bilang sama Ocha tetap bertahan meski sesakit papun itu,tapi sekarang Dia pergi ninggalin Ocha ma"
Ma,Ocha sakit kali menerima semua ini.Ocha udah berusaha sekuat yang Mamy bilang tetap menuruti maunya dan bertahan dan ngasih sluruh cinta ocha ama dia.Tapi apa yg Ocha dapatin Ma??Dia ninggalin Ocha dan hianati cinta kami..
Ma,maapin aku..aku sudah bersalah ama Mamy"
"Jangan nangis lagi inang,mamak taunya gimana perasaanmu sama dia.
Mamak tau kau sayang kali kau sama dia.
Airmatamu itu sudah cukup banyak menetes buat dia.
Sudahlah,nanti jadi sakit lagi kau kayak kemarin mikiri semua.
Ingat,mamy gak ada lagi disampingmu.
Mamy gag dekat lagi samamu buat kau cerita dan bisa nangis dipelukan Mamy lagi.
Gak bisa Mamy sekarang menghapus airmatamu itu inang"
Aku berkata dalam hati,"Tuhan,masih bisakah Mamy ku ini menghibur aku dikala aku sedih seperti ini??
Padahal aku tahu sendiri bahwa hatinya itupun sedang terluka saat ini??
Mengapa begitu kuat dan tegarnya hati Mamy ku ini..
Padahal aku tahu bahwa kami sama,kami sama-sama sedang terluka.
Tuhan,maafkanlah aku yang hanya bisa nangis menerima ini smua.
Aku berusaha untuk setegar Mamy,tapi berulang kali aku jatuh karna bayangan itu merasuki pikiranku..
Aku tak mampu menepisnya Tuhan,sungguh-sungguh sangat sakit sekali rasanya ini..
Aku sayang sekali sama Wahyu
Mengapa Mamy ku ini begitu peka sekali sama perasaanku??
Sementara aku,diwaktu dia menangis kemarin,hanya mampu berdiri didepan pintu dan tak berani masuk untuk menghibur hatinya yang sedang terluka??
Mengapa Mamy masih bisa tersenyum padaku saat ini dan menawarkan pelukannya buatku??
Mam,kita sama-sama sayang mereka,tapi mengapa mereka jahat sekali sama kita??
Ma,aku tahu hatimu pun tak mampu tersenyum sempurna sama seperti aku..
Mengorbankan bahagiamu dan senyummu buatnya..
Dashyatnya hatimu ini yang juga sekarang kuterapkan dakam hidupku untuk Wahyu..
Mamy,maafkan aku.." (sambil menangis)
Mamy selalu support aku saat ini..
Mamy juga bertanya dengan rencanaku yang ingin buat surprise buat Wahyu dan kadomu itu??
Tapi aku hanya bisa diam tak menjawab..
Sekarang bola impian dan rencana itu sudah jatuh kelantai dan pecah karna tersandung tangan Wahyu..
Semua sudah tak dapat kurangkai kembali,karna beberapa pecahannya terbawa oleh dia sendiri yaitu cintaku..
Aku hanya akan bisa menatap dia dari belakang,lalu tersenyum padanya..
Minggu, 18 September 2011
Pilihan Hatiku
Berdiriku disini hanya untukmu
Dan yakinkanku untuk memilihmu
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap dapat untuk bersamamu
Aku kan ada untuk dirimu
Dan bertahan untukmu
Terlukis indah raut wajahmu dalam benakku
Berikanku cinta terindah yang hanya untukmu
Tertulis indah puisi cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah pilihan hatiku
To : Wahyu Nolim Lestari Siregar
Dear Wahyu
Wahyu,sekarang kita sudah mengakhiri sgalanya..
Seandainya kau memberi aku waktu untuk bisa menyelesaikan misiku..
Karna aku sudah menyiapkan sesuatu padamu..
Aku berencana untuk membuat Surprise padamu dihari ulangtahunmu..
Jauh-jauh aku sudah menyiapkan sgala rencana ini..
Aku ingin memberi satu hal yang tak akan pernah kau lupakan dan dapatkan dari hidupmu..
Memberi sebuah kado terindah yang bisa kulakukan..
Tapi,semua hanya rencana,kau terlebih dahulu menghancurkan rencanaku..
Kau berubah,kau tak lagi memperdulikanku..
Kau slalu berbohong padaku yang slalu menyakiti batin dan hatiku ini..
Aku sudah ajak beberapa orang kerjasama untuk menyiapkan misi ini..
Aku berencana datang dari Medan tanggal 11 November 2011 ini..
Segala rencana dan ide sudah tersusun serapi mungkin..
Dengan memohon Tuhan turut bekerja atas rencanaku ini..
Tapi kuasa Tuhan mungkin tak mengijinkannya dan lebih memilih untuk kita selesai dan Wahyu pun memilih untuk itu..
Aku tak mampu berkata apalagi..
Aku sudah menyiapkan kadonya buatmu dan sekarang ada ditanganku..
Kau pernah berkata padaku menginginkan sebuah benda yang pernah Wahyu lihat,tapi tak bisa mendapatkannya karna keterbatasan Uang..
Kemarin aku berusaha mencarinya dan aku menemukannya,lalu aku membelinya sebagai kado untukmu..
Tapi sekarang aku hanya bisa menyimpannya saja dan angan-anganku untuk kita bisa melewati hari ulangtahunmu itu mungkin hanyalah sebuah mimpiku saja..
Dihubungan kita yang mulai goyah,aku berencana sedikit mengubah rencanaku itu..
Aku berencana dihari itu kita bisa Kencan,dan itu adalah kencan terakhir kita jika memang Wahyu mengakhiri segalanya..
Ocha pengen bisa jalan ama Wahyu untuk yang terakhir kalinya dan Ocha bisa mengukir senyuman terindah dalam wajah Wahyu yang mungkin selama ini tak mampu lagi tersenyum sempurna..
Ingin mengembalikan senyummu itu dahulu..
Ingin Ocha memeluk Wahyu juga untuk yang terakhir kalinya jika bisa..
Menggenggam kedua tanganmu itu dan menciumnya..
Mengungkapkan seluruhnya betapa besar cintaku ini padamu..
Walau Ocha tahu bahwa tidak akan mudah Ocha bisa menjalani semua jika memang saat itu kita akan berakhir..
Tapi inilah niat dan rencana yang sudah kususun sejak lama untukmu..
Seandainya Wahyu bisa menunggu dan memberi waktu buat Ocha saat itu..
Rencana terbesarku ini ingin skali kuwujudkan..
Tapi ini cukup rahasiaku dan kau tak perlu tahu akan ini..
Cukup sudah rencana itu pecah dan jatuh hancur dari kedua tanganku karna tersandung oleh tanganmu..
Itu sudah pecah berkeping-keping,dan sekarang aku sedang berusaha menatanya kembali,tapi mungkin tak akan dapat terbentuk lagi..
Airmata inipun mengalir deras membasahi kedua pipiku melihat bola impian itu kau hancurkan..
Cintakupun kau benar-benar hancurkan berkeping-keping..
Sungguh-sungguh sakit dan hancur sekali rasanya..
Seandainya kau memberi aku waktu untuk bisa menyelesaikan misiku..
Karna aku sudah menyiapkan sesuatu padamu..
Aku berencana untuk membuat Surprise padamu dihari ulangtahunmu..
Jauh-jauh aku sudah menyiapkan sgala rencana ini..
Aku ingin memberi satu hal yang tak akan pernah kau lupakan dan dapatkan dari hidupmu..
Memberi sebuah kado terindah yang bisa kulakukan..
Tapi,semua hanya rencana,kau terlebih dahulu menghancurkan rencanaku..
Kau berubah,kau tak lagi memperdulikanku..
Kau slalu berbohong padaku yang slalu menyakiti batin dan hatiku ini..
Aku sudah ajak beberapa orang kerjasama untuk menyiapkan misi ini..
Aku berencana datang dari Medan tanggal 11 November 2011 ini..
Segala rencana dan ide sudah tersusun serapi mungkin..
Dengan memohon Tuhan turut bekerja atas rencanaku ini..
Tapi kuasa Tuhan mungkin tak mengijinkannya dan lebih memilih untuk kita selesai dan Wahyu pun memilih untuk itu..
Aku tak mampu berkata apalagi..
Aku sudah menyiapkan kadonya buatmu dan sekarang ada ditanganku..
Kau pernah berkata padaku menginginkan sebuah benda yang pernah Wahyu lihat,tapi tak bisa mendapatkannya karna keterbatasan Uang..
Kemarin aku berusaha mencarinya dan aku menemukannya,lalu aku membelinya sebagai kado untukmu..
Tapi sekarang aku hanya bisa menyimpannya saja dan angan-anganku untuk kita bisa melewati hari ulangtahunmu itu mungkin hanyalah sebuah mimpiku saja..
Dihubungan kita yang mulai goyah,aku berencana sedikit mengubah rencanaku itu..
Aku berencana dihari itu kita bisa Kencan,dan itu adalah kencan terakhir kita jika memang Wahyu mengakhiri segalanya..
Ocha pengen bisa jalan ama Wahyu untuk yang terakhir kalinya dan Ocha bisa mengukir senyuman terindah dalam wajah Wahyu yang mungkin selama ini tak mampu lagi tersenyum sempurna..
Ingin mengembalikan senyummu itu dahulu..
Ingin Ocha memeluk Wahyu juga untuk yang terakhir kalinya jika bisa..
Menggenggam kedua tanganmu itu dan menciumnya..
Mengungkapkan seluruhnya betapa besar cintaku ini padamu..
Walau Ocha tahu bahwa tidak akan mudah Ocha bisa menjalani semua jika memang saat itu kita akan berakhir..
Tapi inilah niat dan rencana yang sudah kususun sejak lama untukmu..
Seandainya Wahyu bisa menunggu dan memberi waktu buat Ocha saat itu..
Rencana terbesarku ini ingin skali kuwujudkan..
Tapi ini cukup rahasiaku dan kau tak perlu tahu akan ini..
Cukup sudah rencana itu pecah dan jatuh hancur dari kedua tanganku karna tersandung oleh tanganmu..
Itu sudah pecah berkeping-keping,dan sekarang aku sedang berusaha menatanya kembali,tapi mungkin tak akan dapat terbentuk lagi..
Airmata inipun mengalir deras membasahi kedua pipiku melihat bola impian itu kau hancurkan..
Cintakupun kau benar-benar hancurkan berkeping-keping..
Sungguh-sungguh sakit dan hancur sekali rasanya..
Sunyi Mencekam
Sepi hidupku disini tanpamu..
Tak mampu tersenyum seperti sedia kala..
Aku terpenjara dalam kesunyian ini..
Sungguh kondisiku sangat mencekam sekali..
Seakan-akan ingin siap untuk menelan ataupun menenggelamkan aku..
Sudah terhitung lama,aku belum bisa tertawa ataupun tersenyum lepas lagi..
Aku korbankan semua hanya untukmu seorang,demi kebahagiaanmu..
Sekarang Wahyu pun telah pergi dari hidupku,semakin membuat senyumku hilang ditelan sang waktu..
Wahyu tinggalkan aku dalam kesepian yang mencekam ini..
Aku takut,frustasi,dan hampa menjalani semua yang ada disisiku sekarang ini..
Berulang kali jatuh dan terpuruk jika mengingat bayangan yang dulu itu..
Setiap kali malam datang,aku takut untuk tertidur dan tak mampu untuk itu..
Aku takut,jika esok aku terbangun,aku akan merasa sakit yang luar biasa didalam hatiku ini..
Membuat aku down dan disitulah Gastritis akan slalu menyerangku dan menginjeksiku.
Sakit sekali rasanya dan membuat pandanganku kabur..
Aku sangat menyesali kata itu bisa keluar dari mulutmu..
Aku tak percaya dan sebenarnya belum sanggup menerimanya setelah semua apa yang terjadi..
Aku jadi merasa tak ada artinya sekarang..
Aku tlah hancur dan tercekam sekarang..
Entah apalagi yang harus kuperbuat untuk mampu bangkit dan menghapus bayangan buruk itu,selain berdoa kepada Tuhan untuk diberi kekuatan dan memohon ampun padaNya..
Tak mampu tersenyum seperti sedia kala..
Aku terpenjara dalam kesunyian ini..
Sungguh kondisiku sangat mencekam sekali..
Seakan-akan ingin siap untuk menelan ataupun menenggelamkan aku..
Sudah terhitung lama,aku belum bisa tertawa ataupun tersenyum lepas lagi..
Aku korbankan semua hanya untukmu seorang,demi kebahagiaanmu..
Sekarang Wahyu pun telah pergi dari hidupku,semakin membuat senyumku hilang ditelan sang waktu..
Wahyu tinggalkan aku dalam kesepian yang mencekam ini..
Aku takut,frustasi,dan hampa menjalani semua yang ada disisiku sekarang ini..
Berulang kali jatuh dan terpuruk jika mengingat bayangan yang dulu itu..
Setiap kali malam datang,aku takut untuk tertidur dan tak mampu untuk itu..
Aku takut,jika esok aku terbangun,aku akan merasa sakit yang luar biasa didalam hatiku ini..
Membuat aku down dan disitulah Gastritis akan slalu menyerangku dan menginjeksiku.
Sakit sekali rasanya dan membuat pandanganku kabur..
Aku sangat menyesali kata itu bisa keluar dari mulutmu..
Aku tak percaya dan sebenarnya belum sanggup menerimanya setelah semua apa yang terjadi..
Aku jadi merasa tak ada artinya sekarang..
Aku tlah hancur dan tercekam sekarang..
Entah apalagi yang harus kuperbuat untuk mampu bangkit dan menghapus bayangan buruk itu,selain berdoa kepada Tuhan untuk diberi kekuatan dan memohon ampun padaNya..
Sabtu, 17 September 2011
Aku Slalu Mencinta
Semalam Wahyu nelpun akuh..
Aku seneng x lah,luar biasa..
Aku sudah rindu sekali dengar suaranya.
Rindu dengar dia tertawa bersamaku..
Tuhan,aku bertrimakasih buat semalam..
Aku sungguh bahagia sekali..
Tuhan,benarkah dia sudah tak mencintai aku lagi??
Benarkah dia sudah melupakan aku sepenuhnya??
Tuhan,aku sedih jika mengetahui hal tersebut benar dan nyata..
Aku masih berharap dan ingin dia slalu mencintai aku seperti dulu lagi..
Tuhan,Ocha masih sangat mencintai Wahyu..
Sangat-sangat mencintainya sekali..
Aku tahu bebannya berat karna paksaan orangtuanya yang menuntut dia..
Tapi Tuhan,perasaanku ini tak dapat kuubah dan kulupakan begitu saja..
Terlampau besar perasaan ini yang mencintainya..
Aku tak akan melupakannya dan membuang cinta ini,tapi aku akan berusaha mengerti dia hidupnya.
Bapa,aku korbankan senyumku dan kebahagiaanku demi untuk dia bisa bahagia dan tersenyum sempurna lagi seperti dulu tanpa musti tertekan dan terkekang oleh siapapun untuk cinta ini dan masa depannya..
Bapa,kubiarkan aku yang merasakan sakit dan airmata ini menetes asal dia bisa bahagia menjalani hidupnya.
Aku mengalah demi kebahagiaannya,walau kutahu sebenarnya aku sayang dan cinta sekali padanya..
Bapa,jika aku bisa lahir kembali kedunia ini,aku ingin bisa kau pertemukan dengan Wahyu lagi dan kami bisa mengikat cinta seperti dahulu lagi..
Aku akan slalu mencinta dia Bapa..
Sama seperti janjiku yang telah kubuat di Bukit kemarin..
Aku tak pernah berhenti mencintainya seumur hidupku,hingga aku tak mampu lagi untuk melihat Mentari untuk bersinar..
#Aku akan tetap mencintaimu seumur hidupku Wahyu
Aku seneng x lah,luar biasa..
Aku sudah rindu sekali dengar suaranya.
Rindu dengar dia tertawa bersamaku..
Tuhan,aku bertrimakasih buat semalam..
Aku sungguh bahagia sekali..
Tuhan,benarkah dia sudah tak mencintai aku lagi??
Benarkah dia sudah melupakan aku sepenuhnya??
Tuhan,aku sedih jika mengetahui hal tersebut benar dan nyata..
Aku masih berharap dan ingin dia slalu mencintai aku seperti dulu lagi..
Tuhan,Ocha masih sangat mencintai Wahyu..
Sangat-sangat mencintainya sekali..
Aku tahu bebannya berat karna paksaan orangtuanya yang menuntut dia..
Tapi Tuhan,perasaanku ini tak dapat kuubah dan kulupakan begitu saja..
Terlampau besar perasaan ini yang mencintainya..
Aku tak akan melupakannya dan membuang cinta ini,tapi aku akan berusaha mengerti dia hidupnya.
Bapa,aku korbankan senyumku dan kebahagiaanku demi untuk dia bisa bahagia dan tersenyum sempurna lagi seperti dulu tanpa musti tertekan dan terkekang oleh siapapun untuk cinta ini dan masa depannya..
Bapa,kubiarkan aku yang merasakan sakit dan airmata ini menetes asal dia bisa bahagia menjalani hidupnya.
Aku mengalah demi kebahagiaannya,walau kutahu sebenarnya aku sayang dan cinta sekali padanya..
Bapa,jika aku bisa lahir kembali kedunia ini,aku ingin bisa kau pertemukan dengan Wahyu lagi dan kami bisa mengikat cinta seperti dahulu lagi..
Aku akan slalu mencinta dia Bapa..
Sama seperti janjiku yang telah kubuat di Bukit kemarin..
Aku tak pernah berhenti mencintainya seumur hidupku,hingga aku tak mampu lagi untuk melihat Mentari untuk bersinar..
#Aku akan tetap mencintaimu seumur hidupku Wahyu
Jumat, 16 September 2011
Separuh Jiwaku Pergi
Kurang lebih satu tahun lima bulan kita jalani hubungan ini..
Dan hari ini,ditanggal 15 Oktober 2011 kita memilih untuk berpisah dan mengakhiri segalanya..
Hati ini dan jiwa ini masih milikmu dan tak mampu melepas dirimu dari hatiku..
Masih sangat mencintaimu dihidupku hingga akhir waktu..
Aku sayang dan cinta kali ama Wahyuku ini..
Sewaktu bicara ama Wahyu lewat telpon semalam,entah mengapa aku tak bisa nangis dihadapan Wahyu..
Aku tak bisa marah,memaki,dan meneteskan airmata disaat ngobrol ama dia..
Begitu mudah dia berkata putus ama Ocha..
Begitu mudah dia bilang sudah tak sayang ama aku..
Hancur hati ini mendengar pernyataan dia,mau marah tapi tak mampu..
Selesai telponan sama dia,aku langsung menangis..
Tak mampu kubendung tangisku dengan gejolak rasa sakit dan amarahku yang besar..
Aku hanya mampu menangis sambil memeluk boneka ChaNo Alfred Teddy bear ini..
Aku sangat merasa sakit..
Aku tak suka putus lewat telpon,aku ingin kita jumpa dan menyelesaikan semuanya bersama
Karna kita dulu jadiannya bertemu langsung,dan selesainya pun aku maunya langsung..
Aku ingin itu terakhir kalinya kita saling bertatapan dekat dan aku bisa melihat senyumanmu itu..
Aku bisa menikmati wajah orang yang sangat aku cinta walau untuk terakhir kalinya dalam hidupku.
Aku sangat merindukannya selama ini..
Wahyu,ocha gag akan marah ama Wahyu jika memang begini..
Ocha tetap hargai keputusanmu walau sebenarnya kau tidak tahu jika itu sangat berat dan sakit sekali menjalaninya.
Cinta yang kumiliki buatmu sudah tak biasa lagi seperti cinta anak remaja.
tapi kau tak tahu sama skali itu kan..
Slalu berjuang dan berkorban buat cinta kita ini dulu..
Apakah kau bisa menilai kesungguhanku itu padamu??
Kau berkata aku gila,aku hanya tersenyum mendengar perkataanmu itu..
Dulu siapa yang menyuruh aku begini??
Bertahan untuk cinta kita meski sesakit apapun itu dan sepahit apa perkataan orang..
Dan kau tak mengerti sudah seberapa sakit yang kudapatkan..
Saat kita ingin berpisah,kau berkata beri aku keyakinan buat hubungan ini dan kau tak akan pernah ninggalin aku saat disana,aku takut nantinya kamu bosan..
Itu kata yang terucap dari bibirmu dulu paadaku dan aku membuktikan kesungguhanku itu padamu..
Tapi semua hanya tinggal kata-kata dan aku hancur karna perkataanmu itu..
Aku menangis sepanjang malam itu dan tak mampu tidur sampai Mentari bersinar..
Aku tak mampu tersenyum lagi..
Berangkat kekampus pun aku tak semangat ..
Sebelum masuk kekelas,aku naik lantai 4 sendiri..
Disana aku hanya mampu menangis lagi..
Aku berteriak kepada dunia dan langit..
"Tuhan,aku masih mencintai Wahyu"
Dan hari ini,ditanggal 15 Oktober 2011 kita memilih untuk berpisah dan mengakhiri segalanya..
Hati ini dan jiwa ini masih milikmu dan tak mampu melepas dirimu dari hatiku..
Masih sangat mencintaimu dihidupku hingga akhir waktu..
Aku sayang dan cinta kali ama Wahyuku ini..
Sewaktu bicara ama Wahyu lewat telpon semalam,entah mengapa aku tak bisa nangis dihadapan Wahyu..
Aku tak bisa marah,memaki,dan meneteskan airmata disaat ngobrol ama dia..
Begitu mudah dia berkata putus ama Ocha..
Begitu mudah dia bilang sudah tak sayang ama aku..
Hancur hati ini mendengar pernyataan dia,mau marah tapi tak mampu..
Selesai telponan sama dia,aku langsung menangis..
Tak mampu kubendung tangisku dengan gejolak rasa sakit dan amarahku yang besar..
Aku hanya mampu menangis sambil memeluk boneka ChaNo Alfred Teddy bear ini..
Aku sangat merasa sakit..
Aku tak suka putus lewat telpon,aku ingin kita jumpa dan menyelesaikan semuanya bersama
Karna kita dulu jadiannya bertemu langsung,dan selesainya pun aku maunya langsung..
Aku ingin itu terakhir kalinya kita saling bertatapan dekat dan aku bisa melihat senyumanmu itu..
Aku bisa menikmati wajah orang yang sangat aku cinta walau untuk terakhir kalinya dalam hidupku.
Aku sangat merindukannya selama ini..
Wahyu,ocha gag akan marah ama Wahyu jika memang begini..
Ocha tetap hargai keputusanmu walau sebenarnya kau tidak tahu jika itu sangat berat dan sakit sekali menjalaninya.
Cinta yang kumiliki buatmu sudah tak biasa lagi seperti cinta anak remaja.
tapi kau tak tahu sama skali itu kan..
Slalu berjuang dan berkorban buat cinta kita ini dulu..
Apakah kau bisa menilai kesungguhanku itu padamu??
Kau berkata aku gila,aku hanya tersenyum mendengar perkataanmu itu..
Dulu siapa yang menyuruh aku begini??
Bertahan untuk cinta kita meski sesakit apapun itu dan sepahit apa perkataan orang..
Dan kau tak mengerti sudah seberapa sakit yang kudapatkan..
Saat kita ingin berpisah,kau berkata beri aku keyakinan buat hubungan ini dan kau tak akan pernah ninggalin aku saat disana,aku takut nantinya kamu bosan..
Itu kata yang terucap dari bibirmu dulu paadaku dan aku membuktikan kesungguhanku itu padamu..
Tapi semua hanya tinggal kata-kata dan aku hancur karna perkataanmu itu..
Aku menangis sepanjang malam itu dan tak mampu tidur sampai Mentari bersinar..
Aku tak mampu tersenyum lagi..
Berangkat kekampus pun aku tak semangat ..
Sebelum masuk kekelas,aku naik lantai 4 sendiri..
Disana aku hanya mampu menangis lagi..
Aku berteriak kepada dunia dan langit..
"Tuhan,aku masih mencintai Wahyu"
Rabu, 14 September 2011
Setengah Mati Merindu
Hari ini kuterpaku ditempat tidur ini..
Hanya suara musik Kerispatih yang menemaniku.
Terlintas dalam pikiranku bayang wajah Wahyuku yang sangat kucinta.
Aku mencoba tepiskan bayangnya dalam ingatanku sejenak,tapi aku tak mampu sama skali..
Tiba" Tanpa disengaja,aku memutar lagu Kerispatih yang berjudul "Sebentuk Hatiku Buat Kekasihku".
Aku mendengarkan lagu itu dengan penuh penghayatan sekali.
Memahami setiap lirik yang tercipta:
"Bila Kau memang bukanlah cinta sejati,mungkin aku takkan pernah mengerti.
Hati yang tulus,setia yang indah dan semua yang terjadi antara kita.
Maaf untuk semua cara yang salah,itu hanya inginku membuktikan tiada yang lain dalam hidupku.
Sungguh tak ada maksud tuk menyakitimu.
Sebentuk Hatiku buat kekasihku, mengiring Rinduku yang slalu untuknya.
Memang tak selalu ada yang terbaik dari diri ini dan juga dirinya,namun kuyakin cinta ini takkan pernah salah..
Lagu ini membuatku meneteskan airmata..
Aku sangat merindukan Wahyu,rindu setengah mati.
Aku ingin sekali berjumpa dengannya sekarang dan memeluknya erat,seperti aku memeluk Boneka Alfred ChaNo Teddy Bear ini yang slalu menemani aku dan aku akan memeluknya erat jika merindukan Wahyu..
Boneka ini yang menjadi teman setiaku,dan yang slalu mendengar ketika aku menangis dan menyebut nama Wahyu tiap aku merindukannya.
Rasa rinduku ini tak dapat aku explore lagi,rasa rinduku padanya sangat menyiksa batinku..
Ditambah lagi dia yang tak pernah ngabarin aku sudah hampir tiga minggu ini.
Dia sedang apa,lagi apa,dia sehat atau gak??,udah makan atau gak??
Begitu banyak pertanyaan yang bergejolak dipikiranku saat ini..
Tuhan,aku sungguh sangat merindukannya,ingin mendengar suaranya..
Airmataku menetes semakin deras,tak mampu untuk kubendung..
Ingin sekali rasanya aku berlari ditepi pantai..
Berlari sekencang-kencangnya,lalu berteriak sambil berkata "Wahyu,aku merindukanmu!!"
Sampai airmataku ini menetes dan membiarkan saat itu hujan dan membasahi tubuh ini..
Hujanpun ikut menangis melihat betapa sedih dan hancurnya hati ini..
Hanya suara musik Kerispatih yang menemaniku.
Terlintas dalam pikiranku bayang wajah Wahyuku yang sangat kucinta.
Aku mencoba tepiskan bayangnya dalam ingatanku sejenak,tapi aku tak mampu sama skali..
Tiba" Tanpa disengaja,aku memutar lagu Kerispatih yang berjudul "Sebentuk Hatiku Buat Kekasihku".
Aku mendengarkan lagu itu dengan penuh penghayatan sekali.
Memahami setiap lirik yang tercipta:
"Bila Kau memang bukanlah cinta sejati,mungkin aku takkan pernah mengerti.
Hati yang tulus,setia yang indah dan semua yang terjadi antara kita.
Maaf untuk semua cara yang salah,itu hanya inginku membuktikan tiada yang lain dalam hidupku.
Sungguh tak ada maksud tuk menyakitimu.
Sebentuk Hatiku buat kekasihku, mengiring Rinduku yang slalu untuknya.
Memang tak selalu ada yang terbaik dari diri ini dan juga dirinya,namun kuyakin cinta ini takkan pernah salah..
Lagu ini membuatku meneteskan airmata..
Aku sangat merindukan Wahyu,rindu setengah mati.
Aku ingin sekali berjumpa dengannya sekarang dan memeluknya erat,seperti aku memeluk Boneka Alfred ChaNo Teddy Bear ini yang slalu menemani aku dan aku akan memeluknya erat jika merindukan Wahyu..
Boneka ini yang menjadi teman setiaku,dan yang slalu mendengar ketika aku menangis dan menyebut nama Wahyu tiap aku merindukannya.
Rasa rinduku ini tak dapat aku explore lagi,rasa rinduku padanya sangat menyiksa batinku..
Ditambah lagi dia yang tak pernah ngabarin aku sudah hampir tiga minggu ini.
Dia sedang apa,lagi apa,dia sehat atau gak??,udah makan atau gak??
Begitu banyak pertanyaan yang bergejolak dipikiranku saat ini..
Tuhan,aku sungguh sangat merindukannya,ingin mendengar suaranya..
Airmataku menetes semakin deras,tak mampu untuk kubendung..
Ingin sekali rasanya aku berlari ditepi pantai..
Berlari sekencang-kencangnya,lalu berteriak sambil berkata "Wahyu,aku merindukanmu!!"
Sampai airmataku ini menetes dan membiarkan saat itu hujan dan membasahi tubuh ini..
Hujanpun ikut menangis melihat betapa sedih dan hancurnya hati ini..
Minggu, 11 September 2011
Berpisah dengan Kakakku Tersayang dalam Kondisi Mencekam
Bandara Polonia..
Aku mengantar kakakku mau berangkat ke Jakarta..
Hari itu aku sudah keluar dari tempat yang menyiksaku itu.
Dengan masih sedikit merasa nyeri tubuh ini,aku berusaha menahan dan kuat..
Aku ingin ikut bersama kakak ke Bandara,aku mau melihat dia pergi..
Aku membantu dia mengangkat barangnya ke Trolly..
Aku berusaha tampak sehat dihadapan kakak..
Aku tak ingin kakak sedih lagi karna keadaanku sekarang ini
Aku melihat dia Chek-in dan aku menungggu dia diluar..
Setelah kakak Chek-in,dia keluar menjumpai aku..
Masih ada waktu setengah jam lagi katanya buat Landing.
Dia tersenyum kepadaku dan menanyakan bagaimana keadaanku,apakah masih sakit..
Aku menjawab kalo aku sehat-sehat saja,aku kuat koq kak..
Lalu si Kakak memelukku sambil menangis
"Jaga dirimu baik-baik adekku,jangan sakit lagi.Kau harus berjuang sendiri sekarang disini.
Jangan pikirin gimana Mamak dan Bapak dan jangan pikirin si Wahyu lagi.
Sudah cukup airmata mu itu dek,kakak ngerti seberapa besar kau cinta sama dia,kau rindu sama dia.
Tadi pagi kakak sengajamembawamu kesana,kakak ajaknya kau turun dari mobil waktu sampai ditempatnya,tapi kau gak mau,kau malah nangis dipelukakanku.
Sudah cukup menderitanya kau adekku."
Aku hanya bisa menangis dan memeluk kakakku ini mendengar semua perkataanya ini..
aku tak nyangka ternyata kakak sepengertian ini amaku.
Aku tak ingin melepasnya,bahkan tak ingin dia pergi dari hadapanku dan ninggalin aku disini.
Aku masih ingin kakaku disini Bapa,aku butuh dia.
Aku dan Kakak menangis sejadi-jadinya..
Lalu Kakak mengepalkan jarinya dihadapanku dan mengajak aku mengikrarkan janji bersamanya.
Kami mengikrar janji..
"Kau harus berjuang dek diMedan ini,kau si Pembuka dan Kakak si Penutup.
Kakak pun disana bakal berjuang,kita sama-sama berjuang dek.
Kita sama-sama bawa dalam doa keluarga kita ini.
Jangan kau berpikiran untuk Pergi gara-gara semua ini.
Kalau kau mati,siapa lagi adekku,siapa adekku yang pintar kayak kau.
Adekku yang dulu kupikir masih anak-anak tapi ternyata sudah dewasa dan adekku yang tak kusangka bisa marah samaku karna aku memang salah dan menegor aku.
Kita sama-sama berjuang untuk mengembalikan kedaan keluarga kita dulu.
Tuhan ngerti tiap tetesan airmata kita yang mendoakan Bapak dan Mamak.
Di akan membuat segala sesuatunya Indah.
Jangan nangis lagi yach,jaga kesehatanmu baik-baik,jangan lupa minum obatnya.
Lalu kakak memeluk aku lagi.
Aku berhenti menangis dan menghapus airmata kakakku.
Lalu aku mengajak kakakku berjanji lagi.
"Kakak juga jaga kesehatan kakak disana,jangan lagi berpikiran untuk mengakhiri hidupmu,
Jangan coba-coba untuk Bunuh diri untuk ikut sama abang kita itu.Kalau kau pergi siapa kakakku??
Kakak yang pengertian seperti ini sama aku.
Apa kakak tega membiarkan keponakanku itu hidup sebatang kara??"
Kakak pun menangis dan memelukku.
Tak memikirkan waktu sudah berapa lama kami menangis bersama,terdengar suara panggilan untuk para penumpang Boarding.
Lalu kakak pamitan samaku dan menyalami aku.
Dia memeluk aku lagi,dia menyuruh aku pulang dan mengantar aku kedepan parkiran.
Aku tak mau,biarkan aku yang melihat kakak masuk dan berangkat.
Tapi kakak gag tega sama aku dan khawatir sama keadaanku dan akhirnya aku pulang.
Aku tak mampu melepas genggaman tangan Kakakku ini.
Aku pergi dan melepas genggaman tangannya,Kakak masih menangis begitu juga dengan aku.
Aku pergi sampai Kakak sudah tak terlihat lagi.
Selam diperjalanan aku masih terus menangis,begitu juga setelah sampai di Kost"an.
Aku menangis,dan tak perduli dengan kesehatanku sendiri yang belum makan seharian itu.
Padahal aku belum pulih total saat itu,dan aku masih merasa lelah setelah pulang dari Siantar tadi pagi.
Aku pun langsung berdoa kepada Tuhan untuk memohon kekuatan dariNya.
Memohon agar Kakakku selamat sampai tujuan.
Memohon untuk memulihkan hati dan pikiranku.
Dan memohon supaya kami mampu mengembalikan keutuhan Keluarga kami lagi.
Memohon supaya Wahyu diberkati meski aku disakitinya.
TERIMAKASIH TUHAN!!
Sabtu, 10 September 2011
1,5 Years Old A Go.
Malam ini tak dapat diriku tertidur lelap.
Teringat akan Wahyuku yang sudah 2 Minggu tak ada kabar.
Aku sangat merindukannya Tuhan..
Tuhan,beri aku waktu buat berjumpa dengannya sekali ini saja aku bisa bersama dengannya..
Tuhan sakit yang ada dalam tubuh ini belum ada tandingannya dengan yang dihati ini.
Sakit yang ada dihati ini sungguh sangat membekas sekali buatku.
Sangat-sangat sakit Bapa,sakit karna cintaku dibalas dengan ini.
Sakit karna kebodohanku sendiri.
Sakit karna masalah yang tengah kuhadapi..
Aku hanya butuh Wahyu saat ini,sehingga hatiku bisa sedikit tenang walau tak merubah keadaan yang sebenarnya.
Bapa,aku tak dapat tertidur dan istirahat untuk memulihkan keadaanku karna sangat merindukannya.
Sampai airmata ini menangis mengingat dia..
Aku memusatkan pemikiranku pada 1 tahun 5 bulan yang lalu.
Saat-saat kami pertama dekat..
Masa" itu sungguh indah buatku.
Sungguh sangat bahagia diriku.
Aku teringat lumayan banyak kenangan yang kami ciptakan di Kota Medan ini..
Aku tak kuat rasanya jika tanpa disengaja aku melintasi tempat itu..
Aku ingin menangis..
Tuhan,kuatkan aku menjalani semua ini.
bantu aku untuk bangkit dari keadaan ini
Teringat akan Wahyuku yang sudah 2 Minggu tak ada kabar.
Aku sangat merindukannya Tuhan..
Tuhan,beri aku waktu buat berjumpa dengannya sekali ini saja aku bisa bersama dengannya..
Tuhan sakit yang ada dalam tubuh ini belum ada tandingannya dengan yang dihati ini.
Sakit yang ada dihati ini sungguh sangat membekas sekali buatku.
Sangat-sangat sakit Bapa,sakit karna cintaku dibalas dengan ini.
Sakit karna kebodohanku sendiri.
Sakit karna masalah yang tengah kuhadapi..
Aku hanya butuh Wahyu saat ini,sehingga hatiku bisa sedikit tenang walau tak merubah keadaan yang sebenarnya.
Bapa,aku tak dapat tertidur dan istirahat untuk memulihkan keadaanku karna sangat merindukannya.
Sampai airmata ini menangis mengingat dia..
Aku memusatkan pemikiranku pada 1 tahun 5 bulan yang lalu.
Saat-saat kami pertama dekat..
Masa" itu sungguh indah buatku.
Sungguh sangat bahagia diriku.
Aku teringat lumayan banyak kenangan yang kami ciptakan di Kota Medan ini..
Aku tak kuat rasanya jika tanpa disengaja aku melintasi tempat itu..
Aku ingin menangis..
Tuhan,kuatkan aku menjalani semua ini.
bantu aku untuk bangkit dari keadaan ini
Jumat, 09 September 2011
Kenangan yang Terindah
Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena cinta yang tlah hilang darimu yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka sampai jantung tak berdetak,selama itupun aku mampu untuk mengenangmu
Darimu kutemukan hidupku
Bagiku kaulah CINTA SEJATI
Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu,kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku meninggalkan jejak hidupmu yang telah terukir abadi sebagai kenangan yang terindah..
#This song special for My Prince Chow.
I Will always Love You beh.
24 April 2010.
Aku yang rentan karena cinta yang tlah hilang darimu yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka sampai jantung tak berdetak,selama itupun aku mampu untuk mengenangmu
Darimu kutemukan hidupku
Bagiku kaulah CINTA SEJATI
Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu,kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku meninggalkan jejak hidupmu yang telah terukir abadi sebagai kenangan yang terindah..
#This song special for My Prince Chow.
I Will always Love You beh.
24 April 2010.
I Was SickI Was Sick
Aku sakitt..
Akhirnya aku terbaring kaku dan lemah tak berdaya dikasur putih ini..
Segala yang tak kusukai mulai ada ditubuhku ini..
Aku tak suka dengan semua ini,aku ingin melepasnya..
Tapi aku benar-benar tak sanggup untuk berbuat..
Aku juga tak mampu lagi untuk menahan sakit yang menggerogoti tubuhku saat ini..
Berulang kali aku memuntahkan makanan yang sedang aku cerna..
Rasanya makan pun tiada arti lagi,karna semua bakal terbuang sia-sia..
Sakit sekali rasanya saat ini..
Badanku lemas,muka ku pucat,bibirku putih beku,suhu badanku panas tinggi,perutku mual dan muntah,kepalaku sakit sekali rasanya seolah-olah ingin pecah,ditambah lagi rambutku yang berulang kali banyak rontok ketika sii Kakak menyisir rambutku..
Si Kakak nangis melihat kondisiku saat ini,dan akupun ikut menangis.
Si Kakak batal berangkat keJakarta demi aku,demi jagain aku disini.
Si kakak bertanya aku kenapa sambil menangis,aku hanya berkata,"Aku gak apa-apa kak.Aku sehat,cuma aku hanya memikirkan apalah hal yang harus kuperbuat dalam hidupku ini agar bisa mengembalikan Keluarga kita yang dulu!!Kakak,aku sedih dengan keadaanku saat ini.
Aku sedih dengan Wahyu kak yang tega juga sama aku.
Kakak tahu kan bagaimana dia jahatin aku.
Aku sedih juga jika hanya Kakak yang mikirin keluarga kita.
Aku anak terakhir dan kakak anak pertama.
Kakak Pembuka dan aku Penutup.
Aku bisa rasain bagaimana perjuangan Kkak buat smua adek-adek,kakak.
Aku juga bisa rasain bagaimana Mamy menangis karna semua ini juga!!"
Airmata ini hanya mampu mengalir.
Aku tak dapat membendung semuanya lagi.
Malam ini,aku ingin sekali berada diTaman ketika aku dan Wahyu sering duduk berdua ditempat itu.
Ditempat dimana kami bisa tertawa dan menangis bersama dalam menjalani ikatan kasih ini.
Aku sangat-sangat merindukannya.
Rindu sampai aku tak mampu lagi untuk berkata apa-apa.
Aku ingin sekali dia hadir disisiku saat ini,aku ingin melihat senyuman diwajahnya dan bisa merasakan hangat pelukannya.
Aku ingin berkata bahwa aku sangat mencintai dia,sejahat apapun dia padaku.
Aku butuh dia malam ini.
Aku ingin dia temani aku disini ya Tuhan.
Tolong sampaikan padanya bahwa Ocha sangat merindukan Wahyu
Dibulan Juni,Juli,Agustus,September ini Aku betul-betul rapuh diempat bulan terakhir ini.
Pergumulan demi pergumulan aku hadapi.
"Tuhan,apapun maksud dari semua ini,aku tetap bersyukur dalam tiap keadaan yang Engkau beri"
Aku yakin kuasa bilur-bilur Allah mampu sembuhkan sakit dalam tubuhku ini.
Aku ingin pulih,aku kuat,dan ini bukan tempatku.
Aku tak ingin membuat keluargaku jadi terbebani lagi pikirannya karna kondisiku drop begini.
Kuyakin besok,aku pulih dari keadaan ini..
Terimakasih Tuhan.
#Saat-saat akuh lagi jatuh sakit.
Ocha still loving you,Wahyu!
I need you tonight.
Akhirnya aku terbaring kaku dan lemah tak berdaya dikasur putih ini..
Segala yang tak kusukai mulai ada ditubuhku ini..
Aku tak suka dengan semua ini,aku ingin melepasnya..
Tapi aku benar-benar tak sanggup untuk berbuat..
Aku juga tak mampu lagi untuk menahan sakit yang menggerogoti tubuhku saat ini..
Berulang kali aku memuntahkan makanan yang sedang aku cerna..
Rasanya makan pun tiada arti lagi,karna semua bakal terbuang sia-sia..
Sakit sekali rasanya saat ini..
Badanku lemas,muka ku pucat,bibirku putih beku,suhu badanku panas tinggi,perutku mual dan muntah,kepalaku sakit sekali rasanya seolah-olah ingin pecah,ditambah lagi rambutku yang berulang kali banyak rontok ketika sii Kakak menyisir rambutku..
Si Kakak nangis melihat kondisiku saat ini,dan akupun ikut menangis.
Si Kakak batal berangkat keJakarta demi aku,demi jagain aku disini.
Si kakak bertanya aku kenapa sambil menangis,aku hanya berkata,"Aku gak apa-apa kak.Aku sehat,cuma aku hanya memikirkan apalah hal yang harus kuperbuat dalam hidupku ini agar bisa mengembalikan Keluarga kita yang dulu!!Kakak,aku sedih dengan keadaanku saat ini.
Aku sedih dengan Wahyu kak yang tega juga sama aku.
Kakak tahu kan bagaimana dia jahatin aku.
Aku sedih juga jika hanya Kakak yang mikirin keluarga kita.
Aku anak terakhir dan kakak anak pertama.
Kakak Pembuka dan aku Penutup.
Aku bisa rasain bagaimana perjuangan Kkak buat smua adek-adek,kakak.
Aku juga bisa rasain bagaimana Mamy menangis karna semua ini juga!!"
Airmata ini hanya mampu mengalir.
Aku tak dapat membendung semuanya lagi.
Malam ini,aku ingin sekali berada diTaman ketika aku dan Wahyu sering duduk berdua ditempat itu.
Ditempat dimana kami bisa tertawa dan menangis bersama dalam menjalani ikatan kasih ini.
Aku sangat-sangat merindukannya.
Rindu sampai aku tak mampu lagi untuk berkata apa-apa.
Aku ingin sekali dia hadir disisiku saat ini,aku ingin melihat senyuman diwajahnya dan bisa merasakan hangat pelukannya.
Aku ingin berkata bahwa aku sangat mencintai dia,sejahat apapun dia padaku.
Aku butuh dia malam ini.
Aku ingin dia temani aku disini ya Tuhan.
Tolong sampaikan padanya bahwa Ocha sangat merindukan Wahyu
Dibulan Juni,Juli,Agustus,September ini Aku betul-betul rapuh diempat bulan terakhir ini.
Pergumulan demi pergumulan aku hadapi.
"Tuhan,apapun maksud dari semua ini,aku tetap bersyukur dalam tiap keadaan yang Engkau beri"
Aku yakin kuasa bilur-bilur Allah mampu sembuhkan sakit dalam tubuhku ini.
Aku ingin pulih,aku kuat,dan ini bukan tempatku.
Aku tak ingin membuat keluargaku jadi terbebani lagi pikirannya karna kondisiku drop begini.
Kuyakin besok,aku pulih dari keadaan ini..
Terimakasih Tuhan.
#Saat-saat akuh lagi jatuh sakit.
Ocha still loving you,Wahyu!
I need you tonight.
Kamis, 08 September 2011
Tak Ingin Pisah
Malam ini aku tak mampu untuk tidur.
Besok aku akan berangkat menuju Kota aku melanjutkan hidupku.
Aku merasa berat untuk beranjak dari kota kelahiranku ini
Aku belum siap dan tak mampu berpisah dengan Keluargaku disini
Walau jarak sebenarnya tak jauh,tapi aku serasa tak ingin..
Kalau aku pergi,siapa yang bakal bantuin Mamy memasak dan beres-beres dirumah??
Siapa nanti yang bakal mencuci dan menyetrika pakaian Mamy??
Siapa yang bakal ingatin Mamy untuk makan dan minum obatnya??
Siapa yang bantuin dia mikir kalo Mamy suka bingung??
Siapa yang nemenin dia belanja dan jemput keponakanku??
Siapa temennya beradu bahasa Inggris walau marpasir-pasir??
Siapa temen Mamy becanda bareng??
Siapa lagi yang bakal mau nyariin bulu ketiaknya kecuali aku!!
Hehehehe
Itu semua sudah kebiasaan aku yang jalani sama Mamy..
Aku tak ingin Mamy mengerjakan semuanya sendiri..
Aku juga takut nanti kondisi kesehatan Mamy drop dan stroke.nya kambuh.
Aku sangat mengkhwatirkan hal itu terjadi..
Mamy adalah hidupku sekaligus Sahabatku.
Apa-apa aku slalu critain tentang aku ama Mamy.
Mamy slalu pengertian denganku dan kontak batin kami sangatlah kuat.
Mamy orang yang akan slalu hadir ketika aku menangis karna suatu masalah atau apapun itu..
Tiada hariku yang tanpa kulewati tanpa Mamy..
Dalam hatiku berdoa:
"Tuhan,tolong bantu aku untuk jagain Mamy buat aku,karna sekarang mungkin aku bakalan tidak bisa selamanya bisa melewati hariku bersamanya.Karna aku juga ingin menjalani kehidupanku yang baru agar dia bangga denganku juga."
Tuhan,besok buat aku lebih mengerti lagi tentang hidup ini,yang walau jauh dari yang kuinginkan,tapi bantu aku untuk tetap mensyukurinya.
Aku sudah melepas cita-citaku,tapi aku ikhlaskan sepenuh hatiku.
Karna aku tahu juga,kalo aku bersikeras untuk cita-citaku maka banyak dampak yang harus diterima oleh saudaraku.
Tuhan,bantu aku untuk memberi dan memusatkan perhatianku untuk Jurusan kuliahku ini.
Bantu aku untuk bisa menjalaninya.
Bapa,aku tak ingin orang lain menderita karna aku dan aku tak akan membuat saudaraku tak dapat bersekolah karna aku.
Bapa,cukup hanya aku dan keluargaku yang tahu gimana kami sebenarnya.
Tuhan,keluargaku tak pernah ingin menghancurkan siapapun dan termasuk Ocha.
Ocha dan keluarga Ocha hanyalah suatu korban kehancuran dari keegoisan oranglain.
Bapa,aku tahu jarak tak begitu jauh dari Medan ke Sibolga.
Tapi bagiku itu sangat jauh,karna jarang bisa jumpa ama Mamy.
Tuhan,lindungilah mereka semua buatku.
lindungi keponakanku dan abang,kakak ku..
Tuhan biarkan mereka tetap mendekatkan diri kepadaMu.,
Bimbing mereka ya Bapa
Besok aku akan berangkat menuju Kota aku melanjutkan hidupku.
Aku merasa berat untuk beranjak dari kota kelahiranku ini
Aku belum siap dan tak mampu berpisah dengan Keluargaku disini
Walau jarak sebenarnya tak jauh,tapi aku serasa tak ingin..
Kalau aku pergi,siapa yang bakal bantuin Mamy memasak dan beres-beres dirumah??
Siapa nanti yang bakal mencuci dan menyetrika pakaian Mamy??
Siapa yang bakal ingatin Mamy untuk makan dan minum obatnya??
Siapa yang bantuin dia mikir kalo Mamy suka bingung??
Siapa yang nemenin dia belanja dan jemput keponakanku??
Siapa temennya beradu bahasa Inggris walau marpasir-pasir??
Siapa temen Mamy becanda bareng??
Siapa lagi yang bakal mau nyariin bulu ketiaknya kecuali aku!!
Hehehehe
Itu semua sudah kebiasaan aku yang jalani sama Mamy..
Aku tak ingin Mamy mengerjakan semuanya sendiri..
Aku juga takut nanti kondisi kesehatan Mamy drop dan stroke.nya kambuh.
Aku sangat mengkhwatirkan hal itu terjadi..
Mamy adalah hidupku sekaligus Sahabatku.
Apa-apa aku slalu critain tentang aku ama Mamy.
Mamy slalu pengertian denganku dan kontak batin kami sangatlah kuat.
Mamy orang yang akan slalu hadir ketika aku menangis karna suatu masalah atau apapun itu..
Tiada hariku yang tanpa kulewati tanpa Mamy..
Dalam hatiku berdoa:
"Tuhan,tolong bantu aku untuk jagain Mamy buat aku,karna sekarang mungkin aku bakalan tidak bisa selamanya bisa melewati hariku bersamanya.Karna aku juga ingin menjalani kehidupanku yang baru agar dia bangga denganku juga."
Tuhan,besok buat aku lebih mengerti lagi tentang hidup ini,yang walau jauh dari yang kuinginkan,tapi bantu aku untuk tetap mensyukurinya.
Aku sudah melepas cita-citaku,tapi aku ikhlaskan sepenuh hatiku.
Karna aku tahu juga,kalo aku bersikeras untuk cita-citaku maka banyak dampak yang harus diterima oleh saudaraku.
Tuhan,bantu aku untuk memberi dan memusatkan perhatianku untuk Jurusan kuliahku ini.
Bantu aku untuk bisa menjalaninya.
Bapa,aku tak ingin orang lain menderita karna aku dan aku tak akan membuat saudaraku tak dapat bersekolah karna aku.
Bapa,cukup hanya aku dan keluargaku yang tahu gimana kami sebenarnya.
Tuhan,keluargaku tak pernah ingin menghancurkan siapapun dan termasuk Ocha.
Ocha dan keluarga Ocha hanyalah suatu korban kehancuran dari keegoisan oranglain.
Bapa,aku tahu jarak tak begitu jauh dari Medan ke Sibolga.
Tapi bagiku itu sangat jauh,karna jarang bisa jumpa ama Mamy.
Tuhan,lindungilah mereka semua buatku.
lindungi keponakanku dan abang,kakak ku..
Tuhan biarkan mereka tetap mendekatkan diri kepadaMu.,
Bimbing mereka ya Bapa
Selasa, 06 September 2011
Kaulah yang Pertama dalam Hidupku
Wahyu,orang yang sangat aku cintai.
Aku mencintainya apa adanya..
Tak pernah aku memandangnya dari sisi lain
Wahyu adalah orang pertama dalam hidupku yang membuat aku bisa melupakan egoku..
Wahyu sungguh sangat membekas dalam hidupku ini..
Aku hanya memiliki cinta yang amat besar,tulus,dan suci padanya..
Tuhan,baru kali ini aku bisa memaafkan sosok Pria walau Dia menyakiti hatiku,dan tak jarang buat aku kecewa,dapat aku maafkan sepenuh hatiku.
Baru kali ini Ocha tak pernah ingin membalas perbuatan Pria yang nyakiti Ocha dan Ocha tak pernah membencinya..
Ocha tak mampu berpaling darinya..
Ocha sangat-sangat menyayanginya..
Tuhan,Wahyu orang pertama buatku..
Orang pertama yang aku sendiri bisa nangis dihadapannya..
Orang pertama yang bisa nangis dalam pelukannya..
Sebelumnya aku tak pernah ingin menangis dalam pelukan orang lain..
Wahyu orang pertama yang menghapus airmataku dikala aku menangis..
Dan Wahyu juga Pria pertama yang menangis karna cintanya begitu besar padaku..
Wahyu juga orang pertama yang aku bisakan memeluk aku dan mencium aku..
Wahyu adalah orang pertama dalam hidupku yang tak pernah protes dengan kondisinya jika dia sibuk tak bisa komunikasi dengan aku..
Aku bisa mengendalikan diriku ini..
Wahyu orangnya tak seromantis yang lain..
Wahyu orangnya keras dan pada pacarnya pun jarang bersikap lembut..
Pernah Wahyu menjambak rambutku gitu..
Hahaha..
Wahyu juga pernah memukul pundakku gitu,padahal aku gak suka..
Karna aku anti jika pundakku dipukul..
Tangan Wahyu sangatlah kuat..
Bayangin aja jarinya tiga kali lipat dari jari kelingkingku..
Hehehe
(Maklum orang berotot karna kerja berat gitu)
Tuhan,dia sangat berarti dalam hidupku..
Aku sangat merindukannya sekali..
Wahyuku yang slalu membuat jantung ini berdetak tak menentu jika tiap jumpa..
Ocha rindu akan lembutnya sentuhan jjemarinya dirambutku dan pipiku..
Ocha rindu akan senyumannya dan rindu dengan wajah paniknya..
(Kalo dia panik,wajahnya imut sech)
Hahaha
Tuhan,akankah dia bisa kembali seperti Wahyuku yang dulu..
Akankah aku bisa bersama dia mewujudkan cita dan cinta kami untuk bersama ke Santorini??
Tuhan,kalimat di Liontin ini persis dengan hatiku..
"Always Love You Until The End,FOREVER LOVE"
"Ocha still loving Wahyu.My Love never die for Wahyu!!"
Tuhan,kata" ini berasal dari lubuk hati Ocha yang paling dalam..
Ocha akan menanti dia Bapa..
Cinta Ocha tak pernah pudar untuknya.
Hingga nanti Ocha mati sekalipun,tak akan pernah bisa melupakan cinta ini..
ChaNo Forever
Ocha Princess Pudel Luph Wahyu Prince Chow.
DUPARIL
Senin, 05 September 2011
Kau Hancurkan Aku
Tuhan,cukup aku dan Engkau yang tahu bagaimana sakitnya hati ini dalam memperjuangkan perasaanku ini.
Tuhan,aku punya cinta yang begitu besar untuknya.
Aku telah berkorban segalanya buat hubungan ini.
Tapi apa yang kudapatkan darinya??
Dia menghianati cintaku..
Aku menangis,aku menjerit tiap hari karna perbuatannya ini padaku.
Betul-betul tak ada komunikasi.
Sudah dua minggu lamanya..
Sedih sekali rasanya ya Tuhan..
Tuhan,sakit rasanya mengetahui semua ini.
Sakit jika dia terus-terus begini.
Tuhan,aku hanya punya cinta yang tulus buatnya..
Cintaku sangat besar buat Wahyu..
Apakah dia mengerti??
Aku telah hancur..
Tuhan,aku sakit mengetahui perbuatannya ini..
Kau tahu Tuhan,kenangan antara kami tidak sedikit.
Kau tahu Tuhan bagaimana aku berjuang untuk hubungan kami ini.
Aku tak tahu bagaimana menjalani ini semua Tuhan..
Aku tak bisa sama skali membenci dia.
Tak mampu membalasnya sama skali.
Tuhan,untuk yang terakhir kalinya aku ingin memeluknya.
Tak sedikit yang kukorbankan buatnya..
Sedikitnya dia tahu itu..
Tuhan,sudah 4 bulan aku slalu menangisi ini.
Tuhan,sudah 4 bulan aku tersakiti seperti ini.
Tuhan,masih banyak kah lagi kesakitan yang akan kudapatkan dalam hubungan ini??
Tuhan,cintaku ini bukan cinta biasa..
Kenapa dia sejahat ini Bapa??
Kenapa dia begini ama Ocha??
Ocha gak pernah menyakiti dia seperti ini..
Wahyu...
Kau hancurkan aku..
Lagi-lagi kau begini.
Terimakasih Wahyu buat semuanya.
Wahyu,sebelum nanti duniaku berakhir.
Aku ingin memelukmu.
Untuk terakhir kalinya!!
Tuhan,aku punya cinta yang begitu besar untuknya.
Aku telah berkorban segalanya buat hubungan ini.
Tapi apa yang kudapatkan darinya??
Dia menghianati cintaku..
Aku menangis,aku menjerit tiap hari karna perbuatannya ini padaku.
Betul-betul tak ada komunikasi.
Sudah dua minggu lamanya..
Sedih sekali rasanya ya Tuhan..
Tuhan,sakit rasanya mengetahui semua ini.
Sakit jika dia terus-terus begini.
Tuhan,aku hanya punya cinta yang tulus buatnya..
Cintaku sangat besar buat Wahyu..
Apakah dia mengerti??
Aku telah hancur..
Tuhan,aku sakit mengetahui perbuatannya ini..
Kau tahu Tuhan,kenangan antara kami tidak sedikit.
Kau tahu Tuhan bagaimana aku berjuang untuk hubungan kami ini.
Aku tak tahu bagaimana menjalani ini semua Tuhan..
Aku tak bisa sama skali membenci dia.
Tak mampu membalasnya sama skali.
Tuhan,untuk yang terakhir kalinya aku ingin memeluknya.
Tak sedikit yang kukorbankan buatnya..
Sedikitnya dia tahu itu..
Tuhan,sudah 4 bulan aku slalu menangisi ini.
Tuhan,sudah 4 bulan aku tersakiti seperti ini.
Tuhan,masih banyak kah lagi kesakitan yang akan kudapatkan dalam hubungan ini??
Tuhan,cintaku ini bukan cinta biasa..
Kenapa dia sejahat ini Bapa??
Kenapa dia begini ama Ocha??
Ocha gak pernah menyakiti dia seperti ini..
Wahyu...
Kau hancurkan aku..
Lagi-lagi kau begini.
Terimakasih Wahyu buat semuanya.
Wahyu,sebelum nanti duniaku berakhir.
Aku ingin memelukmu.
Untuk terakhir kalinya!!
Aku Menangis dibawah Tetesan Airhujan
Terperangah melihat apa yang ada dihadapanku saat ini
Hujan membasahi bumi ini yang tak kunjung berhenti mulai tadi sore
Aku mencoba berjalan menuju keluar rumah dan melihat kearah langit,melihat air hujan menetes.
Kubiarkan hujan membasahi tubuhku ini.
Aku menangis dibawah tetesan air hujan
Aku sengaja menangis disaat hujan membasahi tubuhku ini,agar tak ada yang tahu bahwa aku sedang terluka dan menangis
Aku terpuruk,aku lelah tak berdaya.
Hanya mampu menangis karna kepingan hatiku hancur
Separuh jiwaku telah pergi..
Kubiarkan air hujan ini membasahi tubuhku.
Kubiarkan airmata ini mengalir membasahi pipiku
Dinginnya malam dan air hujan yang menetes tak kuhiraukan sedikitpun,asal aku mampu menangis melepas segala rasa kecewaku..
Teringat diriku oleh bayangmu
Teringat diriku kenangan kita
Sewaktu kita hujan-hujanan pulang
Kita saling tertawa bersama meski hujan membasahi tubuh kita.
Dengan khawatirnya,engkau mngajak aku berteduh karna takut Ocha sakit..
Tangisku semakin menjadi mengingat itu semua
"Tuhan,aku sangat mencintanya.
Mengapa dia begini.Mengapa dia sejahat ini ama Ocha??Mengapa dia hianati janji dan cinta kami ini??
Tuhan aku sangat merindukan dia
Berikan Ocha waktu buat berjumpa dengannya untuk melepaskan kerinduanku padanya dan mengungkapkan betapa dirinya sangat kubutuhkan"
Aku berteriak dan mengarahkan pandanganku keLangit.
"Semakin deraslah hujan,temani diriku dalam kesepian ini.Aku ingin menangis sejadi-jadinya!!"
Tuhan aku ingin dia tahu rasa ini
Aku rapuh begini,apakah dia tahu??
Tuhan,aku sangat mencintai Wahyu!!
Tolong bantu jaga dia untukku dan keluarganya Tuhan.
Sebelum duniaku berakhir dan sampai akhir aku menutup mata,aku ingin memeluknya,mencium keningnya,dan menggenggam tangannya.
So Sadness...
By : Ocha
To : Wahyu
Sabtu, 03 September 2011
Trimakasih Tuhan
Bapa Surgawi,Trimakasih buat pagi ini.
Buat nafas kehidupan yang kau berikan buatku,dan buat semua orang yang ada didunia ini.
Sungguh betapa indah ciptaanMu Tuhan
Sungguh dashyat segalaNya buatku..
Bapa,terimakasih buat orang-orang disekelilingku yang sangat aku cintai.
Terimakasih buat kedua orangtua yang kau berikan kepadaku,orangtua yang sungguh berarti dalam hidupku.
Terimakasih buat Saudaraku,sahabatku,keponakanku yang slalu menghiasi hari-hariku selama ini.
Terimakasih Buat seseorang yaitu Wahyu yang hadir dan mengisi hidupku,semoga Engkau slalu memberkatiNya.
Jaga Dia Tuhan buat kedua orangtuanya,sahabat,saudara maupun orang" yang mengasihinya.
Aku titip dia kepadaMu Bapa..
Cintaku ini akan slalu ada buatnya dan aku akan membawa besarnya cintaku ini padanya sampai aku mati.
Bapa,disini,ditempat ini kuserahkan hidup dan matiku kedalam tanganMu.
Aku tahu Bapa hidupku sangat berharga bagiMu.
Tak ada yang tak berkenan daripadaku dihadapanMu.
Engkau menciptakanku strut gambarMu.
Engkau rela mati dikayu salib demi tebus dosa-dosaku..
Karna Hidupku sungguh indah dihadapanMu..
Sungguh ini karya Terbesar dalam hidupku.
Yesus,Engkau kukagumi selamanya.
Sekarang hatiku sudah bahagia bisa melihat semua yang dihadapanku saat ini..
Segala pergumulanku sudah kuserahkan kedalam tangan pengasihanMu.
Semua telah kubawa kehadapanMu Bapa.
Biarkan kehendakMu yang terjadi.
Pos rohakku tu Ho Tuhan.
Dipasonang ho do tontong rohakkon.
Mangolu do naeng mate,di Jesus do ahu.
Ai Ho do haporusanki.
Sonang do rohakkon..
Buat nafas kehidupan yang kau berikan buatku,dan buat semua orang yang ada didunia ini.
Sungguh betapa indah ciptaanMu Tuhan
Sungguh dashyat segalaNya buatku..
Bapa,terimakasih buat orang-orang disekelilingku yang sangat aku cintai.
Terimakasih buat kedua orangtua yang kau berikan kepadaku,orangtua yang sungguh berarti dalam hidupku.
Terimakasih buat Saudaraku,sahabatku,keponakanku yang slalu menghiasi hari-hariku selama ini.
Terimakasih Buat seseorang yaitu Wahyu yang hadir dan mengisi hidupku,semoga Engkau slalu memberkatiNya.
Jaga Dia Tuhan buat kedua orangtuanya,sahabat,saudara maupun orang" yang mengasihinya.
Aku titip dia kepadaMu Bapa..
Cintaku ini akan slalu ada buatnya dan aku akan membawa besarnya cintaku ini padanya sampai aku mati.
Bapa,disini,ditempat ini kuserahkan hidup dan matiku kedalam tanganMu.
Aku tahu Bapa hidupku sangat berharga bagiMu.
Tak ada yang tak berkenan daripadaku dihadapanMu.
Engkau menciptakanku strut gambarMu.
Engkau rela mati dikayu salib demi tebus dosa-dosaku..
Karna Hidupku sungguh indah dihadapanMu..
Sungguh ini karya Terbesar dalam hidupku.
Yesus,Engkau kukagumi selamanya.
Sekarang hatiku sudah bahagia bisa melihat semua yang dihadapanku saat ini..
Segala pergumulanku sudah kuserahkan kedalam tangan pengasihanMu.
Semua telah kubawa kehadapanMu Bapa.
Biarkan kehendakMu yang terjadi.
Pos rohakku tu Ho Tuhan.
Dipasonang ho do tontong rohakkon.
Mangolu do naeng mate,di Jesus do ahu.
Ai Ho do haporusanki.
Sonang do rohakkon..
Jumat, 02 September 2011
Semua Hanya Mimpi
Lagi-lagi hanya sebatas mimpi..
Aku mimpiin cii Wahyu lagi..
Aku mimpi kami jumpa gitu.
Kami jumpa di Kota Parapat.
Aku rame" bareng temen kesana,begitu juga dengan Wahyu..
Kami berpapasan saat aku jalan - jalan bareng teman"ku dan dia bareng temannya juga..
Awalnya aku sech gak liat dia karna tengah asik menikmati panorama Parapat.
Tapi temanku manggilin aku dan bilang ada Wahyu gitu.
Jantungku langsung berdetak cepat,dan ada rasa senang juga.
Paling tidak bisa melihat wajahnya untuk melepas rinduku selama ini.
Tapi lagi-lagi tak mampu menyapanya.
Lidahku keluh untuk menyapanya..
Hanya melemparkan sebuah senyum terindahku buatnya.
Dan aku bahagia juga saat dia tersenyum kepadaku..
Teman-temanku heran kami karna tak saling menyapa..
Aku hanya diam,cukup aku yang tahu bagaimana dia slalu bersikap dingin saat berjumpa...
Dalam hatiku berkata,"Tuhan,begini saja sudah cukup.Aku bahagia karna bisa melihat wajah dan senyuman itu.Aku tak mampu berharap banyak.Karna aku tak yakin jika dia mau bercakap-cakap langsung denganku.Makasih Tuhan."
Saat malam pun berganti,aku memilih keluar dari penginapan..
Aku mencoba berjalan-jalan disekitar penginapan dan melepas kepenatan..
Saat tengah berjalan-jalan,aku tak menyangka bertemu dia lagi..
Lagi-lagi aku hanya mampu tersenyum .
Lalu aku meneruskan langkahku pergi berlalu dari hadapan mereka berdua.
Aku gak tau sama skali kalo dia juga menginap disini..
Sekarang kami berada ditempat yang sama.
Tapi tak mampu saling menyapa,berbicara,melepaskan segala kerinduanku selama ini.
Aku hanya mampu memendamnya dihatiku.
"Wahyu,dd rindu sangat ama mu.Huft!.
Tapi sepertinya hanya aku saja yang merindukanmu.Ya sudahlah!!"Batinku.
Ntah mengapa tiba-tiba jantungku berdetak cepat seperti saat tadi siang pertama kami jumpa.
Aku tak tahu apa maksud semua ini..
Saat aku hendak menuju penginapan,aku dikejutkan oleh sosok Wahyu yang berdiri dihadapanku.
Dia tak bersama temannya lagi.
Wahyu langsung memeluk tubuhku erat..
Aku tak mampu melawan atau apapun itu..
Perasaan ini sama ketika dulu dia memelukku..
Aku merasakannya lagi.
Sungguh hangat dekapan itu,membuat aku tak dapat berkata apa-apa..
Sangat bahagia dalam pelukannya..
Lalu dia mencium keningku..
Aku ingin kami begini dulu untuk beberapa saat.
"Tuhan,biarkan kami begini dulu beberapa saat.Aku sangat merindukannya."
Kami berjalan-jalan bersama disekitar Penginapan itu lagi.
Dia menggenggam tanganku dan kami saling bercakap-cakap.
Aku bisa menikmati malam itu dengan penuh bahagia..
Kami saling bercanda dan tertawa bersama.
Tapi keceriaanku dan kebersamaan itu berakhir.
Semua hanya sebatas mimpi.
Aku tersentak saat seseorang menepuk pundakku dari belakang,saat tengah asik melihat Wahyu bercanda denganku..
Huft..
Lagi-lagi hanya sebatas mimpiku saja!!
Langganan:
Komentar (Atom)





