Plato Eternity Ocha

Plato Eternity Ocha

Jumat, 02 September 2011

Semua Hanya Mimpi





Lagi-lagi hanya sebatas mimpi..
Aku mimpiin cii Wahyu lagi..
Aku mimpi kami jumpa gitu.
Kami jumpa di Kota Parapat.
Aku rame" bareng temen kesana,begitu juga dengan Wahyu..

Kami berpapasan saat aku jalan - jalan bareng teman"ku dan dia bareng temannya juga..
Awalnya aku sech gak liat dia karna tengah asik menikmati panorama Parapat.
Tapi temanku manggilin aku dan bilang ada Wahyu gitu.
Jantungku langsung berdetak cepat,dan ada rasa senang juga.
Paling tidak bisa melihat wajahnya untuk melepas rinduku selama ini.

Tapi lagi-lagi tak mampu menyapanya.
Lidahku keluh untuk menyapanya..
Hanya melemparkan sebuah senyum terindahku buatnya.
Dan aku bahagia juga saat dia tersenyum kepadaku..
Teman-temanku heran kami karna tak saling menyapa..
Aku hanya diam,cukup aku yang tahu bagaimana dia slalu bersikap dingin saat berjumpa...

Dalam hatiku berkata,"Tuhan,begini saja sudah cukup.Aku bahagia karna bisa melihat wajah dan senyuman itu.Aku tak mampu berharap banyak.Karna aku tak yakin jika dia mau bercakap-cakap langsung denganku.Makasih Tuhan."

Saat malam pun berganti,aku memilih keluar dari penginapan..
Aku mencoba berjalan-jalan disekitar penginapan dan melepas kepenatan..
Saat tengah berjalan-jalan,aku tak menyangka bertemu dia lagi..
Lagi-lagi aku hanya mampu tersenyum .
Lalu aku meneruskan langkahku pergi berlalu dari hadapan mereka berdua.

Aku gak tau sama skali kalo dia juga menginap disini..
Sekarang kami berada ditempat yang sama.
Tapi tak mampu saling menyapa,berbicara,melepaskan segala kerinduanku selama ini.
Aku hanya mampu memendamnya dihatiku.
"Wahyu,dd rindu sangat ama mu.Huft!.
Tapi sepertinya hanya aku saja yang merindukanmu.Ya sudahlah!!"Batinku.

Ntah mengapa tiba-tiba jantungku berdetak cepat seperti saat tadi siang pertama kami jumpa.
Aku tak tahu apa maksud semua ini..
Saat aku hendak menuju penginapan,aku dikejutkan oleh sosok Wahyu yang berdiri dihadapanku.
Dia tak bersama temannya lagi.
Wahyu langsung memeluk tubuhku erat..
Aku tak mampu melawan atau apapun itu..

Perasaan ini sama ketika dulu dia memelukku..
Aku merasakannya lagi.
Sungguh hangat dekapan itu,membuat aku tak dapat berkata apa-apa..
Sangat bahagia dalam pelukannya..
Lalu dia mencium keningku..
Aku ingin kami begini dulu untuk beberapa saat.
"Tuhan,biarkan kami begini dulu beberapa saat.Aku sangat merindukannya."

Kami berjalan-jalan bersama disekitar Penginapan itu lagi.
Dia menggenggam tanganku dan kami saling bercakap-cakap.
Aku bisa menikmati malam itu dengan penuh bahagia..
Kami saling bercanda dan tertawa bersama.

Tapi keceriaanku dan kebersamaan itu berakhir.
Semua hanya sebatas mimpi.
Aku tersentak saat seseorang menepuk pundakku dari belakang,saat tengah asik melihat Wahyu bercanda denganku..

Huft..
Lagi-lagi hanya sebatas mimpiku saja!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar