Plato Eternity Ocha

Plato Eternity Ocha

Jumat, 05 Agustus 2011

Ketulusan Cinta Ocha untuk Wahyu

Hari ini mungkin adalah hari yang sungguh menyedihkan buatku..
Wahyu udah mengabaikan aku..
Wahyu tak perduli lagi padaku dan perasaanku..
Cintaku digantungkannya,begitu juga dengan hubungan kami..
Sangat sedih jika harus mengetahui hal ini..

Ingin sekali berjumpa dengannya malam nanti..
Ingin ngomong berdua membicarakan apa yg selama ini terbesit dipikiranku dan semua hal yang telah aku ketahui..
Aku ingin mengetahui kejujurannya,tak ingin dia terus-terusan berbohong padaku..

Walau tak jarang Wahyu menyakiti hatiku,aku tak dapat membenci dirinya,marah,dan apalagi membalas perbuatannya..
Jauh sebelum dia menyakiti hatiku,aku telah mencintai dia dengan sangat tulus..
Aku tak dapat berpaling,dan berhianat dengan cinta ini..

Permasalahan semakin kompleks katanya..
Dia tak mampu berkata,bertindak,tak sanggup memutuskan,dan melakukannya.
Dia hanya berharap aku mengerti..
Aku takkan mampu dan tak akan pernah memutuskanmu,karna aku sudah berjanji dihadapan Tuhan dan dirimu untuk tak melakukannya.

Sekarang hubungan ini kurasa tak menentu..
Kau menggantungkannya..
Aku tak akn bisa mencari penggantimu,karna aku sangat mencintaimu dan hubungan ini masih kujalani,walau sudah tak ada keacuhanmu..
Aku akan terus menunggumu,sampai wahyu dan Ocha bisa buktikan pada keluarga wahyu kalo kita bisa sukses nantii..

Wahyu,dengarlah..
Ocha masih akan tetap disini untuk setia walau sesakit apapun nanti itu..
Semoga ketulusan,kesucian,dan penantianku terjawab dengan kita bersatu nanti..
Jangan pernah lupakan diriku dan cinta kita yang ada..
Cinta itu akan slalu hidup dihatiku ini sampai aku mati..

Ocha always love Wahyu forever and never die..
Duparil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar