Plato Eternity Ocha

Plato Eternity Ocha

Kamis, 11 Agustus 2011

Menutupnya dengan Baik

Aku Rosalina Krisdayanti Hutabarat..
Anak terakhir dari 6 bersaudara..
Aku mengerti sekali bagaimana rasanya menutup suatu jalan dan prioritas keluarga dgn baikk..
Jangan memandangku dengan sebelah mata dulu,dan jangan memvonis aku duluan dengan asumsi yg ada dipikiran orang lain..
AkU tEkankan,aku belum pernah buat orangtuaku kecewa dengan sekolahku,dan aku tidak akan pernah melakukan hal itu...

Aku sangat memandang bagaimana Orangtuaku..
Mereka sejauh ini berjuang untuk hidupku,saudaraku,dan keponakanku..
Mereka mempunyai beban yang berat sama dgn orang lain..
Tak ada harta apapun yg terindah selain Kebahagiaan keluarga..
Aku bangga dengan kebijakan Bapak yg slalu menyuport tiap pendidikan anaknya..
Sekarang,giliranku untuk membantu Bapak membuat semuanya berubah..

Tak kan ada lagi nantinya orang lain yg memandangku sebelah mata..
Aku tak suka dengan asumsi itu..

Aku memiliki harapan,niat,dan cinta yg murni dan suci dari hatiku..
Aku sama sekali tak memandang orang lain ada apanya,tpi apa adanya akan aku terima..

Tidak semua hal yg ada dibenak orang lain itu benar..
Semua sudah habis,untuk keluarga,utk kesejahteraan dan kebahagiaan Kk yg kubanggakan utk membuat keluarganya utuh..
Ini tak kusesali sama sekali,sama dengan orang lain..

Bukan menghancurkan..
Tapi korban kehancuran darii keegoisan,keserakahan orang lain yang berusaha menyudutkan..
Tapi sama sekali tak goyah,karna aku masih akan terus membuat semua berdiri dan buktikan kepada orang lain..
Pernyataan itu akan kugenggam,dan kusimpan sebagai batu loncataN bagi orang lain yang tak memahami kenyataan sebenarnya..

Tuhan tahu apa yg terjadi pda diriku,keluarga dan hatiku saat ini..
Walau terasa sesak n pedih,tpi akan kutrima dan memaafkan smuanya..
Aku hanya ingin orang lain tahu,cinta yg suci dan murni tak akan mati dan tak akan ada tandingannya..
Sama seperti cinta Tuhan kepadaku yg slalu menopangku ketika aku terjatuh beberapa bulan terakhir ini..
Dia selalu memberiku ketegaran dan kudengar dia berbisik padaku,"Ayo Nak,bangkit..Aku mengasihimu,jangan lemah..karna orang lain bakal tak memandangmu.tpi jdilah anak yg tegar dan buat orang lain sadar dengan apa yg telah mereka pandang"
Lembutnya sura itu kudengar..
Trimakasih Tuhan Yesus buat sgala penyertaanMu..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar