Aku sangat menyayangi keluargaku..
Keluargaku adalah belahan jiwaku..
Aku mungkin salah besar jika harus memaksakan kehendakku untuk menjadi seseorang yang kuimpikan.
Cita"ku dari awal hanya ada 2.
Aku mau jadi Pendeta dan Farmasi.
Aku ingin jadi pendeta,tapi Bapak menolaknya dan tak mengijinkanku..
Cita"ku ini sudah kukatakan sama Bapak sejak bulan 12 tahun kmarin..
Tapi karna Bapak tak mengijinkannya,akhirnya aku melepas cita"ku ini..
Akhirnya aku memutuskan ingin sekolah Farmasi.
Tapi aku terkendala juga akan hal itu.
Keuangan Bapak tak cukup buat aku masuk kesitu pada saat ini.
Dan sekarang kedua-duanya tak dapat terpenuhi juga..
Aku sudah berusaha untuk bisa mewujudkannya sesuai dengan yang kurancang.
Tapi seperti kata-kata Wahyu pernah bilang,rancanganku bukanlah rancangan Tuhan.
Rancangan Tuhan padaku pasti adalah sesuatu yang terbaik buatku..
Kini aku sudah melepas keduanya dan mencoba menjalani apa pilihan orangtuaku.
Ini adalah satu hal yang terbaik buatku.
Mungkin awalnya hatiku hancur meninggalkan cita-cita yang kupunya.
Tapi semua bakal indah seiring waktu berjalan..
Aku tak mau dengan cita-citaku ini membuat keluargaku susah.
Aku tak mau karna cita-citaku Kedua kka yg kusayangi berantam..
Sekarang sudah cukup.
Ini pilihanku,biar aku menjalaninya.
Aku sudah memberi hatiku untuk menjalaninya..
Aku sudah lelah jika harus ditekan dan dimarahi karna aku ingin jadi orang yang kuimpikan..
Aku sudah lelah,hatiku ini sudah teramat sakit karna disalahkan terus..
Mungkin lebih baik aku melepas cita"ku.
Aku tak mau Mamy jadi sakit karna memikirkanku..
Mungkin sudah seharusnya aku mengalah..
Kak Sisca,kak Nova..
Sudah cukup..
Jangan berkelahi..
Aku sangat mencintai kalian.
Kalian kedua kka ku yang kucintai..
Aku sangat berterimakasih terhadap kalian.
Karna kepedulian kalian padaku,kalian jadi beginI..
Maapkan aku kak..
Kembali lah seperti yang dulu.
Aku mohon kak..
Lebih baik aku akhiri hidupku jika harus membiarkan kalian begini..
Ketika cinta dihadapkan pada sebuah perpisahan.Pertentangan dari dalam keluarga dan sejuta hal yang membuatku terjatuh untuk meninggalkan.Ketika saat mencoba setia walau jarak memisahkan,namun badai Penghianatan menghancurkan cinta itu.Dan kini aku terasa mati dalam kehancuran,namun Tuhan membuatku kuat.Kisah ini,antara aku dan dia,keluargaku dan bersama Tuhanku Yesus Kristus akan tertuang disini,dalam sejarah hidupku.Semoga semua kisah asmaraku dengannya menjadi PLATO ETERNITY
Plato Eternity Ocha


Tidak ada komentar:
Posting Komentar