Plato Eternity Ocha

Plato Eternity Ocha

Jumat, 18 November 2011

Dengarlah Jeritan Hatiku Disini

Hmmm...
Aku terjebak dalam permainan ini..
Kutak mampu menjalani apa yang mereka putuskan buat aku disini..
Ini bukan inginku,cita-cita,ataupun kemauanku..
Terpaksa menjalani apa yang sama sekali tak pernah terpikirkan olehku..

Sungguh sangat aku merasa terpenjara ditempat ini..
Setiap pagi menangis dan berseru kepada Tuhan supaya aku diberi kekuatan menjalaninya..
Supaya aku dapat memberi hatiku buat ini..
Tapi sungguh,aku tak mampu lagi menjalaninya..
Aku cukup berusaha buat ini,tapi tetap tak mampu..

Bantu beri aku jalan dan katakan padaku apa yang harus aku lakukan skarang??
Katakan padaku harus bagaimana aku menjalani semua ini,sementara aku semakin kompleks tak mampu berbuat..

Sudah berbagai cara kulakukan untuk memberi hati dan pikiranku,tapi aku benar-benar tak mampu menerima ini..
Aku sedih dengan keadaanku ini..
Aku sedih dengan sikap mereka ini padaku..

Aku begitu besarnya punya cita-cita..
Perbedaan pendapat antara kalian membuatku begini..
Sendiri berdiri melawan luka dan pedihnya hati ini..
Tiap hari merenung sendiri didalam kamar kos yang sempit untuk memikirkan yang ada dihadapanku ini..

Tak pernah memiliki cita sebagai Perawat..
Walau aku tahu pekerjaan seorang perawat adalah mulia..
Tapi ini hatiku,ini pikiranku,dan aku hanya ingin meluapkan keinginan hatiku yang tak dapat menjalani itu..
Hati dan pikiranku tak ada disini..
Hatiku dan pikiranku hanya ada bertitik tumpu pada cita-citaku itu..

Dengarlah jeritan hatiku ini wahai keluargaku yang terkasih..
Jangan biarkan aku sendiri disini terpenjara sepi dan kehampaan untuk menjalani keterpaksaan ini..
Sadarkah kalian bahwa keterpaksaan ini sangat menyiksaku..

Aku tak diberi kesempatan oleh Kakakku untuk memilih..
Setiap hari menjerit memanggil nama Tuhan untuk aku diberi kekuatan dan pemikiran terang bagaimana aku bisa menjalani ini..
Mengapa..mengapa??
Dimana aku harus mendapatkan kesempatan itu??
Dan dimana aku bisa dianggap sebagai anggota keluarga yang sekarang sudah 18 tahun untuk mengeluarkan pendapat untuk aku bisa melanjutkan langkah dan impianku??

Aku mohon,buka hati kalian..
Aku benar-benar tak mampu..
Aku terjatuh disini,sujud memohon untuk kalian supaya kalian ngerti gejolak hatiku ini yang slalu berkecamuk dan membuat aku tiap hari stress memikirkannyaa..

Beri aku kesempatan untuk mewujudkan keinginanku itu..
Aku takkan buat kalian kecewa dengan pilihanku ini..
Dan itu takkan pernah kubiarkan terjadi selama aku hidup..
Sudah 18 tahun aku kalian besarkan dan sekolahkan,tak sekalipun kalian kubuat kecewa karna sekolahku..

Apakah kalian ragu akan aku??
Apakah kalian sama skali tak percaya denganku yg slama ini tak buat kalian kecewa??
Aku mohon,jangan buat aku terpenjara dan menjerit seperti ini setiap hari untuk menjalani keterpaksaan ini..
Dengarkan aku disini terpuruk sendiri dalam kehampaan Kuliah ini!!!
:(

#Tolong bebaskan aku dari penjara ini!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar