Plato Eternity Ocha

Plato Eternity Ocha

Senin, 17 Oktober 2011

Hanya Alunan Nada Temanku

Sore ini aku terpaku sendiri dikamar ini..
Hampa dan kosong sekali rasanya..
Setiap sudut yang kupandang tak ada seberkas cahaya penerang..
Hanya alunan nada yang terdengar..

Sejak engkau pergi dari hidupku,aku merasa sepi sekali..
Sepi bertemankan bayangmu yang dulu jadi milikku..
Dulu tiap sore kau tak akan lupa menyapaku lewat SMS mhuw..
Karna sore hari Kau beristirahat dari kerjamu..

Sungguh indah saat itu bersamamu..
Namun semua hanya tinggal kenangan belaka..
Berteman bayangmu aku bertemankan juga dengan alunan nada musik ini..
Semakin membuat sore ini sepi sekali..

Alunan musik piano Christian Bautista "Please be careful with My Heart"
Membuatku mampu meneteskan airmata..
Dialunan musik itu ada sebuah kesedihan yang luar biasa..
Jeritan tangis seorang wanita yang sangat mencintai prianya..

Sama seperti diriku saat ini..
Semakin hari rasa cintaku semakin bertambah untuknya..
kumulai mengingat tentang cinta ini yang kujaga untuknya..
Yang kujaga slalu untukmu..

Tuhan,perasaan ini tak mampu untuk kubendung lagi..
Ingin ku explore semua padanya..
Namun itu tak akan merubah keadaan yang ada..
Tetap saja kami tak dapat menyatu kembali..

Aku harus menerima kenyataan pahit ini..
Bapa,hanya kepadamu tempat pengaduanku..
Betapa aku sangat mencintai Wahyuku..
Menerima dirinya apa adanya..

Bukan karna ketampanan atau apalah itu..
Tapi karna perasaan ini,perasaan yang Kau anugerahkan ini untuk kuberi padanya..
Tuhan,perasaan ini tak dapat berubah sama sekali..

Tuhan jika Engkau berkehendak..
Aku ingin membuang perasaan ini..
Tapi Engkau tak mengijinkannya sama sekali..
Engkau semakin mempertambah rasaku ini..
Tuhan,beri aku arti dari rasaku ini..
Tolong jawab aku Tuhan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar